Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi di Indonesia yang dikomandoi oleh Tigor Shalom Boboy berencana tak menggunakan jasa striker asing di Liga 1.
Hal ini dilakukan dengan alasan kurangnya striker lokal berkualitas yang dimiliki oleh Timnas Indonesia.
Terbukti, saat ini tak ada penyerang lokal murni di skuat Garuda. Lini serang Timnas Indonesia kini diisi oleh Alberto Goncalves, pemain naturalisasi dari Brasil.
Namun, aturan tersebut barulah sekadar wacana yang belum pasti diterapkan pada musim depan.
Kendati demikian, Bolatimes.com mencoba merangkum kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi andai tak ada striker asing di Liga 1.
1. Kompetisi kurang greget
Striker asing memberikan plus minus di kompetisi Indonesia. Mereka bisa menjadi keuntungan dan kebuntungan , tetapi tergantung dipandang dari sudut sebelah mana.
Tanpa striker asing Liga 1 akan terlihat kurang greget, kemungkinan jumlah gol tak akan sebanyak seperti saat ini.
Dilansir dari laman resmi Liga 1, hingga saat ini, Rabu (15/8/2018) jumlah gol seluruhnya adalah 313. Dari sejumlah itu, pemain asing yang menyumbang paling banyak. Rinciannya yakni Fernando Rodrigues (14 gol), Ezechiel N'Douassel (13), David da Silva (11 gol).
Berita Terkait
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Daftar Pemain Muda Bergelar Pemain Terbaik di 5 Edisi Piala Dunia Terakhir
-
Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
-
John Herdman Dapat Kabar Baik Jelang FIFA Matchday, Nathan Tjoe-A-On Bersinar di Willem II
-
Harry Kane Balas Dendam di Piala Dunia 2026, Kenang Gagal Penalti di Al Bayt
-
Sonny Stevens Beri Sinyal Ingin Pensiun Bersama Dewa United
-
Deltras FC Kembali Kantongi Lisensi AFC, 3 Musim Beruntun Penuhi Standar Profesional
-
Persik Kediri vs Persija: Marcos Reina Siap Beri Kado Kemenangan untuk Persikmania
-
Nyali Besar Timnas Yordania Tantang Argentina: Lionel Messi Bukanlah Sosok Menakutkan
-
Kejar Tayang Final Liga Champions, Jurrien Timber Jadi Harapan Arteta Atasi Krisis Bek
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?