Suara.com - Pelatih Timnas Malaysia U-23, Kim Swee Ong, mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya meski berhasil menudukkan Timnas Kirgistan U-23 3-1 dalam laga perdana Grup E cabor sepakbola Asian Games 2018. Laga ini sendiri dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (15/8/2018) petang.
Gol Malaysia di laga ini masing-masing dicetak Rashid Safawi di menit 36, Abdul Rashid Ahyar (60') dan Syafiq Ahmad (78'). Sementara gol semata wayang Kirgistan dicetak Ernist Batyrkanov (55').
"Ini satu hasil yang baik, walaupun sebenarnya permainan masih kurang. Saya harap ini bisa terus meningkat di pertandingan kedua dan ketiga kita," kata Kim.
Menurutnya, Adam Noor Azlin dan kolega bermasalah dengan konsentrasi saat Kirgistan bisa menyamakan kedudukan di awal babak kedua.
"Kita tahu apabila kita unggul satu gol, maka lawan akan keluar menyerang. Dan kejadian, mereka bisa membobol kita. Tapi gol kedua kita bisa membuat mental pemain bangkit dan bisa cetak satu gol lagi," ujar Kim.
Kemenangan ini, kata Kim, menjadi bekal yang cukup baik bagi anak asuhnya jelang laga berat melawan tim favorit dari Grup E, yakni Korea Selatan. Korsel sendiri berstatus juara bertahan untuk cabor ini.
"Kita tahu Korea merupakan tim yang lebih baik dari kita dan mereka juara bertahan. Mereka juara di Asian Games empat tahun lalu. Namun, yang penting kita harus antisipasi Korea. Korea bukan cuma memiliki 11 pemain tapi 20. Kita akan berusaha membuat kejutan," celotehnya.
Di sisi lain, pelatih Timnas Kirgistan U-23, Igor Kudarenko, menyebut penyebab kekalahan ini lantaran anak asuhnya banyak melakukan kesalahan. Hal ini pun membuat strategi yang dia terapkan tidak berfungsi di dalam lapangan.
"Pemain kita terlalu banyak melakukan kesalahan dan stamina pemain kita pun masih belum bagus. Ini bisa dilihat di pertandingan tadi, kita tidak bermain seperti biasanya," kilah Igor. (Aminuddin)
Baca Juga: Hasil Cabor Sepakbola Asian Games 2018 Rabu 15 Agustus
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
-
Pelatih Malaysia U-22 Khawatir 'Kutukan Laga Perdana' Kembali Terulang di SEA Games 2025
-
Media Vietnam: Pelatih Malaysia Menangis Usai Disingkirkan Timnas Indonesia U-23
-
Bek Timnas Malaysia U-23 Jadi Sorotan Netizen, Kumis Tebal di Usia yang Baru 21 Tahun
-
Danish Syamer Bicara Jujur Usai Malaysia Gagal di Piala AFF U-23 2025
-
4 Pemain Timnas Malaysia U-23 yang Sudah Kantongi Caps Senior, Wajib Diwaspadai
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Diatur? Ada Dugaan FIFA Kunci Argentina sebagai Juara
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia