Suara.com - Perseru Serui harus puas menelan kekalahan dengan skor tipis 0-1 dari tuan rumah Bhayangkara FC pada laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (12/9/2018). Kekalahan ini membuat Perseru kembali masuk ke zona merah, yakni di peringkat 16 papan klasemen.
Perseru gagal meraup poin karena kebobolan gol semata wayang Herman Dzumafo pada menit 54. Pada laga tersebut, Perseru sejatinya bermain cukup baik.
Mengomentari kekalahan ini, pemain Perseru Kelvin Wopi pun menyebut timnya sedikit dirugikan oleh wasit. Menurutya, wasit Oki Dwi Putra tidak profesional dalam memimpin pertandingan.
"Yang saya ingin sampaikan disini, wasitnya ya. Pertama, harusnya sportif memimpinnya. Ini kan Liga 1, bukan Liga 2 atau Liga 3, jadi harus sportif. Berapa kali kita harusnya dapat pelanggaran dan lawan dapat kartu, tapi tak ditanggapinya. Ini tolong diperhatikan," kecam Kelvin dalam jumpa pers usai pertandingan.
Berbeda dengan Kelvin, pelatih Perseru I Putu Gede ogah komentar banyak soal kinerja wasit. Ia meyakini, sudah ada yang bisa menilai terkait kepemimpinan sang pengadil di atas lapangan.
"Untuk wasit, saya selalu tidak bisa mengomentari masalah wasit ya. Anda sendiri bisa menilai. Pihak penyelenggara, panitia dan sebagainya sudah ada yang bisa menilai. Saya hanya bicara soal teknis," ujar I Putu Gede.
I Putu Gede lantas menilai, salah satu penyebab kekalahan timnya kali ini adalah harus digantikannya Silvio Escobar. Sang penyerang andalan memang terpaksa diganti di akhir babak pertama karena mengalami cedera.
"Escobar salah satu penyebab menurunnya penampilan tim, terutama di babak kedua. Di awal kita sudah mulai greget, fighting spirit-nya ada karena Esco kan marwah bagi kami. Terus Esco keluar, ada sedikit penurunan dari ciri khas permainan, terutama di depan," jelas I Putu Gede.
Meski timnya kini berada di zona merah, I Putu Gede yakin Perseru bisa bangkit. Sebab, tim asal Papua itu masih akan menjalani 13 pertandingan lagi di Liga 1 2018.
Baca Juga: Bhayangkara FC Menang Tipis, McMenemy Tetap Puas
"Masih ada 13 match, saya yakin Perseru bisa lebih dari sekarang. Lawan kita selanjutnya adalah PSMS Medan, yang juga ada di papan bawah, sama-sama di zona degradasi. Jadi kita harus menang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Radja Nainggolan Diincar Klub Super League, Comeback ke Indonesia?
-
Spaso Maafkan Aksi Emosional Rafael Struick: Kamu Masa Depan Sepak Bola Indonesia
-
Gelandang Brasil Ungkap Rahasia Performa Apik Persija Jakarta Saat Bermain di Rumah Sendiri
-
Allano Lima Bersinar di GBK, Bahas Dukungan Jakmania, dan Malam Emosional Bersama Persija
-
Jordi Amat Cetak Gol Indah Saat Persija Jakarta vs Bhayangkara FC, Singgung Kondisi Istri
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Justin Hubner Bikin Gol Penyelamat Kekalahan, Jennifer Coppen Kirim Pesan Menohok
-
Hanya Menang Nama Besar, Penasihat Teknis PSSI Dianggap Tak Layak Jadi Dirtek Ajax Amsterdam
-
Tampil Cuma Beberapa Detik, Elkan Baggott Bantu Ipswich Town Singkirkan Mantan dari Piala FA
-
Real Madrid Gagal Raih Piala Super Spanyol, Perasaan Xabi Alonso Campur Aduk
-
Gestur Mbappe Jadi Sorotan, Pemain Real Madrid Tolak Beri Guard of Honour untuk Barcelona
-
Raphinha Menggila, Lewandowski Mematikan, Hansi Flick: Dominasi Baru Blaugrana
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
Kabar Manis untuk John Herdman, Elkan Baggott Akhirnya Kembali Tampil di Level Senior
-
Komentar Pelatih Fortuna Sittard Usai Justin Hubner Jadi Pahlawan Tim
-
Punya Rekor Buruk, Liverpool Pandang Serius Duel Lawan Klub Kasta Ketiga Ini