Suara.com - Sriwijaya FC masih belum bisa merangkak secara signifikan di papan klasemen Liga 1 2018. Kendati naik satu peringkat ke peringkat 11, tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut memang dituntut untuk segera melakukan pembenahan di paruh kedua musim.
Sriwijaya sendiri dipaksa berbagi poin saat menjamu Persebaya pada laga pekan ke-22 Liga 1 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (16/9/2018) malam. Laga yang berlangsung sengit tersebut berkesudahan dengan skor imbang 3-3.
Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit mengakui jika dua gol cepat Persebaya yang diciptakan oleh David da Silva dan OK John di 20 menit awal laga membuat mental para pemainnya sempat drop.
Sriwijaya sendiri kemudian sempat tertinggal 1-3. Beruntung, gol dari Manuchekhr Dzhalilov dan Alberto Goncalves di menit 54 dan 61 membuat Sriwijaya mengamankan skor imbang 3-3 dan raihan satu poin dari partai ini.
Meski demikian, Subangkit tak terlalu semringah dengan hal ini. Pasalnya, kemenangan merupakan target Sriwijaya sebelum laga dimulai.
"Gol cepat Persebaya itu kesalahan kita sendiri. Kita lamban melakukan antisipasi serangan. Kami bisa comeback, tapi kami tetap kecewa karena kami menargetkan kemenangan dari laga ini," sesal Subangkit.
"Ke depan, kami akan melakukan evaluasi untuk lini belakang. Mungkin bisa melakukan rotasi. Yang tahu kondisi pemain itu saya. Jadi kita lihat pada pertandingan selanjutnya," katanya.
"Kami gagal menang kali ini. Kami minta maaf kepada suporter dan seluruh pihak atas hasil ini," ujar Subangkit.
Hasil minor yang didapat Sriwijaya ini pun membuat Subangkit pasrah jika dirinya tidak dipertahankan sebagai pelatih kepala.
Baca Juga: Pecah Telur, Ronaldo Borong 2 Gol Juventus ke Gawang Sassuolo
Seperti diketahui, Subangkit sebelumnya hanya menjabat sebagai caretaker pasca Rahmad Darmawan meninggalkan Sriwijaya. Subangkit lantas diangkat sebagai pelatih kepala Laskar Wong Kito beberapa waktu lalu.
"Jika memang ada sinyal (diganti), saya pasrah saja dengan hal ini. Saya sudah berusaha maksimal membantu tim," tandasnya.
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Rasisme Muncul Terus di Liga Indonesia, Arya Sinulingga: Ironis
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Big Match Pembuka Pekan, Ini Link Live Streaming Borneo FC vs Persebaya Surabaya
-
Nova Arianto Ungkap Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas Indonesia U-20
-
Tembus 100 Laga, Kiper Timnas Indonesia Ungkap Satu Mimpi Besar yang Ingin Diwujudkan di Persebaya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes