Suara.com - Persela Lamongan membidik satu poin alias hasil imbang dari lawatan ke markas PSMS Medan, dalam laga pekan ke-23 Liga 1 2018. Laga ini akan dihelat sore ini di Stadion Teladan, Medan, Sumatera Utara, pukul 15.30 WIB.
Pelatih Persela, Aji Santoso, menyatakan jika timnya tak muluk-muluk datang ke Medan. Baginya, bisa mencuri poin dari kandang PSMS sudah cukup baik.
"Kami target satu poin dari PSMS, syukur-syukur bisa membawa tiga poin meski tentunya untuk mewujudkan itu tidaklah mudah. Ya, karena kita bermain di kandang lawan," kata Aji.
Bagi Aji, meski kini tengah terpuruk di peringkat buncit klasemen sementara, PSMS sejatinya adalah tim yang bagus dan diperkuat pemain-pemain dengan skill cukup baik, terutama di sektor tengah dan depan.
Ya, meski Persela saat ini berada di papan tengah klasemen, yakni di peringkat kedelapan, Aji meyakini hal itu bukan jaminan timnya akan mudah mengalahkan PSMS.
"Tidak mudah mengalahkan PSMS, itu tugas berat bagi anak-anak. Kami tahu PSMS masih di papan bawah, tapi mereka tak akan mudah kami kalahkan, apalagi mereka kali ini main di kandangnya sendiri," ujar Aji.
Sementara terkait rekor buruk yang diraih Persela dalam lima laga tandang terakhir yang selalu kalah, Aji berkilah jika hal itu tidak terlepas dari sejumlah pemain pilar yang tidak bisa diturunkan, baik karena cedera maupun akumulasi kartu.
"Memang itu masalah kami, saat kami butuh tambahan nilai demi mengumpulkan poin demi poin, skuat kami selalu tidak bisa lengkap. Seperti saat menghadapi Madura United dan PSM Makasar, kami terpaksa turun tanpa diperkuat sejumlah pemain pilar," papar Aji.
"Tapi, kami tentunya tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama. Kami sudah siapkan antisipasi untuk meredam permainan tuan rumah (PSMS). Kami optimistis bisa mencuri poin dari lawan dan syukur-syukur bisa menang," tandasnya. [ANTARA]
Baca Juga: Hasil Matchday 1 Liga Europa 2018/2019 Dini Hari Tadi
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Profil Ronny Pasla, dari Lapangan Tenis hingga Jadi Ikon di Bawah Mistar Timnas Indonesia
-
Kiper Muda Rizki Nurfadilah Korban TPPO: Disiksa hingga Disuruh Nipu Orang China
-
Kronologis Kiper Muda Rizki Nurfadilah Jadi Korban TPPO: Berawal Pesan Misterius di FB
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Emil Audero Dinilai Lebih Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib
-
Lini Belakang Persija Keropos Saat Jamu PSM Makassar, Dua Bek Absen
-
Pelatih Bulgaria Berniat Eksperimen Pemain di FIFA Series 2026 Indonesia
-
Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya
-
Ogah Kasus Dro Fernandez Dibajak PSG Terulang, Barcelona Perketat Aturan Kontrak di La Masia
-
Saat Persib Tersingkir, Pemain Abroad Timnas Indonesia Melaju ke 8 Besar ACL 2
-
Demi Hindari Cedera, Bernardo Tavares Sesuaikan Program Latihan Persebaya Selama Ramadan
-
Pelatih PSM Makassar Komentari Kasus Ricky Pratama, Tak Sertakan Pemain Lawan Persija Jakarta
-
Keputusan Mauricio Souza Jadikan Shayne Pattynama Cadangan Dony Tri Pamungkas Sudah Tepat