- Persaingan kiper utama Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 memanas antara Emil Audero dan Maarten Paes.
- Pengamat Ronny Pangemanan menilai Emil Audero lebih unggul karena konsistensi bermain reguler di Cremonese.
- Maarten Paes, meski baru pindah ke Ajax, belum mendapatkan menit bermain kompetitif untuk bersaing memperebutkan posisi tersebut.
Suara.com - Persaingan untuk merebut posisi nomor satu di bawah mistar gawang Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 diprediksi akan berlangsung sengit.
Dengan hadirnya dua penjaga gawang top, Emil Audero dan Maarten Paes pelatih John Herdman dihadapkan pada pilihan sulit.
Namun, jika menilik performa terkini, Emil Audero dinilai selangkah lebih unggul untuk menjadi starter.
Pandangan ini dilontarkan oleh pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan.
Menurutnya, konsistensi dan menit bermain reguler menjadi faktor pembeda utama yang membuat kiper Cremonese itu lebih layak diandalkan.
"Penjaga gawang Emil Audero yang saat ini bermain untuk Cremonese di Serie A atau Liga Italia sepertinya akan menjadi penjaga gawang utama dalam laga FIFA Series, dimana Indonesia sebagai tuan rumah yang ditunjuk oleh FIFA," kata Bung Ropan melalui kanal YouTube miliknya.
Bung Ropan kemudian membandingkan situasi Audero dengan pesaing utamanya, Maarten Paes.
Meskipun Paes baru saja merampungkan transfer prestisius ke Ajax Amsterdam, ia hingga kini belum sekalipun merasakan menit bermain kompetitif bersama klub barunya.
"Kenapa Emil Audero akan menjadi penjaga gawang terbaik, padahal kita masih punya Maarten Paes yang saat ini sudah diambil dari FC Dallas menuju Eredivise Belanda bersama Ajax," imbuh Ropan.
Baca Juga: Hadapi Persib, Bintang Timnas Malaysia Anggap Sebagai Pemanasan Lawan Timnas Indonesia di Piala AFF
"Emil tampil lebih konsisten saya pikir dibandingkan Maarten Paes kalau melihat dari jam bermain dan menit bermain. Maarten Paes sudah datang ke Ajax tapi belum ditampilkan sampai kemarin menghadapi klubnya Justin Hubner, Fortuna Sittard. Maarten Paes ada di bangku cadangan," ujarnya lagi.
Sebaliknya, Emil Audero justru menjadi pilar tak tergantikan di skuad Cremonese.
Ia selalu menjadi pilihan utama pelatih Davide Nicola dan terus menunjukkan performa gemilang di salah satu liga paling kompetitif di dunia.
"Emil Audero layak untuk menjadi kiper utama karena dia selalu menjadi starter, dimainkan selalu oleh Davide Nicola pelatih Cremonese. Di setiap pertandingan dia selalu menjadi kiper utama," tukas Ropan.
Dengan target juara yang diusung PSSI di ajang ini, menurunkan pemain yang berada dalam ritme pertandingan terbaiknya tentu menjadi pilihan yang paling logis bagi John Herdman.
Siapapun yang terpilih, lini pertahanan Skuad Garuda dipastikan akan sangat kokoh dalam turnamen yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut.
Berita Terkait
-
Pelatih Bulgaria Berniat Eksperimen Pemain di FIFA Series 2026 Indonesia
-
Profil Samuel Feijoo: Nenek Asli Simalungun, Ayah Spanyol, Bisa Jadi Penerus Maarten Peas
-
Punya Skill sebagai Kepala Akademi Pemain Muda, PSSI Gak Tertarik Rekrut Ayah Jens Raven?
-
Debut Luar Biasa Eks Calon Pelatih Timnas Indonesia, Hancurkan Fenerbahce 3-0 di Liga Europa
-
Duel Hidup Mati Cremonese di Roma, Emil Audero Jadi Tembok Terakhir Hindari Jurang Degradasi
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Ratchaburi FC Kutuk Rasisme terhadap Denilson Junior usai Singkirkan Persib
-
Lini Belakang Persija Keropos Saat Jamu PSM Makassar, Dua Bek Absen
-
Pelatih Bulgaria Berniat Eksperimen Pemain di FIFA Series 2026 Indonesia
-
Persib Bandung Fokus Super League Usai Gugur ACL 2 Buat Borneo FC dan Persija Terancam Bahaya
-
Ogah Kasus Dro Fernandez Dibajak PSG Terulang, Barcelona Perketat Aturan Kontrak di La Masia
-
Saat Persib Tersingkir, Pemain Abroad Timnas Indonesia Melaju ke 8 Besar ACL 2
-
Demi Hindari Cedera, Bernardo Tavares Sesuaikan Program Latihan Persebaya Selama Ramadan
-
Pelatih PSM Makassar Komentari Kasus Ricky Pratama, Tak Sertakan Pemain Lawan Persija Jakarta
-
Keputusan Mauricio Souza Jadikan Shayne Pattynama Cadangan Dony Tri Pamungkas Sudah Tepat
-
Damian Lowe Bahagia dengan Debutnya di Dewa United, Menang dan Raih Clean Sheet