Suara.com - Dominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam penghargaan pemain terbaik dunia akhirnya patah setelah Luka Modric terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia 2018 versi FIFA.
Gelandang Real Madrid asal Kroasia tersebut mendapat voting tertinggi dengan 29,05 persen dalam acara yang digelar di London, Inggris, Senin (24/9/2018) malam waktu setempat atau Selasa pagi WIB.
Tempat kedua diduduki Cristiano Ronaldo setelah mendapat 19,08 persen suara. Sedangkan, mega bintang Liverpool asal Mesir, Mohamed Salah, menempati peringkat ketiga dengan 11,23 persen.
Kesuksesan Modric menyabet gelar bergengsi ini tidak lepas dari kontribusinya membawa Madrid menjuarai Liga Champions musim lalu. Dan berperan besar mengantarkan negaranya ke final Piala Dunia 2018.
"Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tapi juga buat rekan-rekan saya di Real Madrid dan Kroasia. Saya juga tidak mungkin mendapat penghargaan hari ini tanpa mereka, dan tanpa keluarga saya," kata Modrid, dilansir dari laman resmi FIFA.
Setelah Kaka menyabet penghargaan Pemain Terbaik Dunia 2007, penghargaan ini hanya didominasi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Tercatat, Ronaldo yang musim ini pindah dari Real Madrid ke Juventus, telah memenangkan lima penghargaan tersebut—2008, 2013, 2014, 2016 dan 2017.
Begitu juga dengan Messi, telah memenangkan lima penghargaan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA—2009, 2010, 2011, 2012 dan 2015.
Sementara itu, dari kategori perempuan, pesepakbola putri Brasil yang memperkuat Orlando Pride, Marta, terpilih sebagai Pemain Terbaik Perempuan 2018.
Baca Juga: Ditahan Seri Timnas Indonesia U-16, Ini Kata Pelatih Vietnam
Ini merupakan gelar keenam yang disabet striker haus gol ini setelah sebelumnya lima kali beruntung memboyong penghargaan ini, dari tahun 2006 hingga 2010.
Pemain yang mengantarkan Brasil menjuarai Copa America, April lalu, itu mengalahkan dua pemain klub Olympique Lyon, Dzsenifer Marozsan dari Jerman dan Ada Hegerberg dari Norwegia.
Di lain pihak, Didier Deschamps yang mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 2018, terpilih sebagai pelatih terbaik. Sedangkan rekan senegaranya Reynald Pedros menjadi pelatih terbaik tim putri setelah mengantar klub Lyon menjuarai Liga Champions Putri.
Pemungutan suara untuk untuk pemain dan pelatih terbaik FIFA ini dilakukan oleh para kapten dan pelatih tim nasional, jurnalis, dan untuk pertama kalinya juga melibatkan para penggemar sepak bola melalui daring.
Pada kategori lainnya, Thibaut Corutois, kiper Real Madrid dan timnas Belgia, mendapat penghargaan kiper terbaik 2018.
Gol yang dibuat Mohamed Salah saat Liverpool melawan Everton menjadi gol terbaik yang khusus dipilih oleh para penggemar. Gol itu mengungguli gol Gareth Bale saat final Liga Champions.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League