Suara.com - Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengaku mencurahkan pikirannya untuk laga Liga Champions yang akan dihelat Kamis (4/10/2018) dini hari WIB. Tottenham Hotspur akan menjamu jawara La Liga, Barcelona, di Stadion Wembley.
Hal itu diungkapkan Pochettino dalam konferensi pers jelang pertandingan yang berlangsung di Wembley, Rabu (3/10/2018).
"Saat ini kami fokus pada Barcelona dan bukan musim ini secara keseluruhan," kata Pochettino menjawab pertanyaan wartawan soal kiprah spurs yang sempat tersendat di Liga Inggris.
Sebagaimana diketahui, dari tujuh pertandingan, Tottenham dua kali menelan kekalahan di Liga Inggris yaitu saat bertandang ke markas Watford (2/10/2018) dan menjamu Liverpool (15/9/2018). Kehilangan enam poin, Spurs saat ini tertahan di posisi empat klasemen sementara Liga Inggris.
Laga kontra Barcelona itu sendiri merupakan pertandingan kedua The Lilywhites di Grup B Liga Champions musim ini. Sebelumnya di laga pertama, Spurs gagal mendulang poin setelah dikalahkan Inter Milan 2-1.
Menyadari pentingnya raihan poin untuk menjaga asa lolos ke fase gugur, kendala dihadapi Pochettino. Yaitu cederanya lima pemain pilar.
Serge Aurier dan Mousa Dembele masih berjuang pulih dari cedera paha yang mereka alami. Begitu pula dengan Dele Alli dan Jan Verthonghen yang dibekap cedera hamstring. Sedangkan Christian Eriksen, kabarnya mengalami masalah di bagian perut sehingga tidak bisa mengawal lini tengah Spurs di Wembley.
Selain itu, kehadiran Lionel Messi di lini depan Barcelona juga menyisakan pekerjaan rumah yang tidak mudah bagi Pochettino. Dirinya harus memperhitungkan strategi dengan jitu untuk mempersempit ruang gerak kapten Barcelona itu.
"Ketika menghadapi tim yang baru saja menuai hasil negatif, bagus untuk mereka bermain di kompetisi yang berbeda. Barcelona dan tim lain menyimpan kekuatan mereka untuk Liga Champions," ujar pelatih Argentina yang tidak ingin tertipu dengan satu hasil imbang dan satu kekalahan yang dialami Barcelona di dua pertandingan terakhir La Liga.
Baca Juga: Dolar AS Tembus Rp 15.000, Gubernur BI : Bukan Kiamat
"Sepak bola bukanlah drama, jadi kami harus fokus dan kompetitif. Kami ingin memasuki arena pertandingan dengan senyum dan perasaan senang," tambahnya seperti dikutip UEFA.com.
"Ini soal menikmati pertandingan dan menghadapi pemain terbaik dunia, Messi. Kami harus berada dalam jarak yang cukup dekat ketika Messi mendapat bola. Jika kami memberi ruang, makan dia akan meninggalkan jauh pemain-pemain kami yang bertugas mengawalnya."
Berita Terkait
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras