Suara.com - Sriwijaya FC menjamu Bali United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (6/10/2018) pada lanjutan Liga 1 2018 pekan 24.
Dalam pertandingan yang masih menyisakan tiga pekan lagi, Sriwijaya terus berupaya menjauh dari zona merah setelah berhasil menang tipis dari Bali United dengan skor 3-2.
Tensi pertandingan langsung meninggi di menit menit awal pertandingan. Tak ingin kehilangan poin di laga kandang, tim berjuluk Laskar Wong Kito langsung menekan lini pertahanan Bali United yang digalang Ndiaye dan kawan-kawan.
Gol cepat dari Esteban Gabriel Viscarra di awal pertandingan cukup mengejutkan anak - anak asuh Widodo C Putro. Bermula dari umpan satu dua Manucher Jalilov dan Viscara, menyisir dari sisi kiri pertahanan Bali United. Novan Dwi Sasongko yang mencoba menghalau umpan itu justru mengubah arah bola setelah mengenai kakinya dan bola masuk ke dalam gawang yang dikawal Wawan Hendrawan.
Unggul 1-0 tidak membuat anak anak asuh Subangkit mengendurkan semangatnya. Pemain tengah tim berjuluk Laskar Wong Kito yang digalang Esteban Viscarra, Jalilov dan Zalnando terus membuat lini belakang Serdadu Tridatu kewalahan.
Hampir sepanjang permainan, praktis tidak ada serangan berarti dari Bali United ke gawang Teja Paku Alam. Umpan terobosan pemain tengah Bali Nick Van Der Velden pun kerap kali mentah di kaki Alan Hendrique, Adamou, dan Markho Sandy.
Jelang berakhirnya babak pertama, tendangan keras kapten Sriwijaya, Hyu Yun Koo dari luar kotak penalti nyaris menggetarkan jala Wawan Hendrawan. Beruntung bagi tuan rumah, si kulit bundar dimentahkan mistar gawang. Skor 1-0 untuk tuan rumah tidak berubah hingga peluit babak pertama dibunyikan.
Usai turun minum, Sriwijaya FC tidak mengendurkan serangan. Di menit 57, sundulan Beto Goncalves, menyambut umpan lambung Marko Sandy masih terlalu mudah bagi kiper Bali United. Begitu juga tendangan bebas Hyu Yun Koo ke arah kiri gawang masih bisa diamankan.
Bermula dari serangan balik cepat, striker SFC Yogi Rahadian memberikan umpan menyusur tajam dan mengecoh kiper Wawan ke sisi kanan. Esteban Viscara yang berdiri bebas, langsung menyontek bola dan menggandakan keunggulan tuan rumah.
Baca Juga: Faktor Kesehatan, Alasan Ratna Sarumpaet Minta Jadi Tahanan Kota
Gawang Wawan Hendrawan kembali bergetar di menit 71, setelah umpan matang Yogi tidak disia-siakan Beto Goncalves dan mengubah skor menjadi 3-0.
Gol Sriwijaya direspons cepat Bali United. Striker naturalisasi Indonesia, Ilija Spasojevic berhasil memangkas jarak menjadi 3-1 di menit 73.
Di menit 83, pemain depan Bali United, Antonius Johennes Melvin Platje kembali merobek gawang Teja Paku Alam dan mengubah kedudukan menjadi 3-2.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 3-2 untuk kemenangan Sriwijaya FC tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin, Sriwijaya yang mengantongi 30 poin menggeser posisi Persebaya Surabaya di posisi 12. Sementara Bali United, tertahan di posisi tiga klasemen sementara Liga 1. (Andhiko Tungga Alam)
Kontributor : Andhiko Tungga Alam
Berita Terkait
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam