Suara.com - Persib harus tertinggal 0-1 dari Madura United (MU) pada babak pertama laga lanjutan Liga 1 2018, Selasa (9/10/2018) malam WIB. Sedang menjalani sanksi dari Komdis PSSI, kali ini Persib menjamu sang tamu di Stadion Batakan, Balikpapan. Gol penalti Fabiano Beltrame pada menit 27 membuat MU unggul di babak pertama ini.
Persib yang kehilangan banyak pemainnya di laga ini karena sanksi Komdis serta akumulasi kartu kuning mencoba langsung tancap gas di awal babak pertama Mengandalkan Muchlis Hadi dan Airlangga Sutjipto, serangan Persib banyak datang dari sisi sayap.
Sementara itu, MU terlihat lebih banyak bertahan di awal paruh pertama. Skuat asuhan Gomes de Oliviera ini lebih banyak mengandalkan serangan balik.
Peluang pertama Persib datang dari tandukan Airlangga pada menit delapan setelah mendapat bola liar hasil tendangan gelandang Hariono. Namun, tandukannya masih tipis dari gawang MU yang dijaga kiper Satria Tama.
Supardi Nasir kemudian hampir saja membuat Persib unggul melalui tendangan bebas jarak jauh. Akan tetapi, Satria Tama berhasil menggagalkan peluang di menit 19 tersebut.
MU kemudian mendapat hadiah penalti setelah salah seorang pemain Persib melakukan handsball di kotak terlarang. Hadiah penalti yang didapat MU berhasil dikonversi menjadi gol oleh Fabiano pada menit 27. MU unggul 1-0.
Kedua tim saling jual beli serangan di sisa waktu babak kedua, namun hingga wasit meniup peluit panjang tanda half-time, skor 1-0 bagi keunggulan MU tetap bertahan.
Susunan Pemain
Persib Bandung: M. Natshir Fadhil Mahbuby, Victor Igbonefo, M. Al Amin Syukur Fisabillah, Tony Sucipto, Supardi Nasir Bujang, Oh In Kyun, Hariono, Atep, Puja Abdillah , Muchlis Hadi Ning, Airlangga.
Madura United: Satria Tama, Guntur, Fabiano Beltrame, Andika Rama, Beny Wahyudi, Asep Berlian, Slamet Nurcahyo, Lucky Wahyu, Zah Rahan, Engerlberd Sani, Greg Nwokolo.
Berita Terkait
-
Persib dan Borneo FC Tantang Raksasa ASEAN, ACC 2026/2027 Diprediksi Sengit
-
Persib Bandung Jadikan ASEAN Club Championship sebagai Ajang Uji Kesiapan Menuju ACL 2
-
Hasil Undian ASEAN Club Championship 2026/2027, Indonesia Diwakili Persib Bandung dan Borneo FC
-
ASEAN Club Championship 2026/2027: Jagoan Serumpun Bertemu di Babak Awal, Siapa Lebih Jago
-
Drawing ASEAN Club Championship: Persib dan Borneo Sama-sama Bertemu Klub Pemain Timnas Indonesia
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Hasil Babak 1 Timnas Indonesia vs Vietnam Piala AFF U-19 2026, Reno Salampessy Buka Asa ke Semifinal
-
Misi Balas Dendam Mbappe! Ini Peta Jalan Prancis Menuju Gelar Piala Dunia 2026
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam, Mengerikan Formasi Serang 3-4-3
-
Kisah Austria Akhiri Kutukan 28 Tahun di Piala Dunia 2026 Bersama Heavy Pressing Ralf Rangnick
-
Peta Kekuatan Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Chris Wood Jadi Tumpuan Utama
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF U-19 2026
-
Tak Gentar dengan Timnas Indonesia yang Baru Bantai Oman, Mozambik Siap Beri Kejutan
-
Kata-kata Shin Tae-yong saat Bertemu Patrick Kluivert
-
Skema Bola Mati Timnas Indonesia Kian Mematikan, Taktik Jadikan Postur Raksasa Senjata Utama
-
Menanti Magis Ralf Rangnick: Mampukah Timnas Austria Jadi Kuda Hitam di Piala Dunia 2026?