Suara.com - Peran Luis Milla Aspas bersama tim nasional Indonesia hingga kini masih menjadi tanda tanya. Sempat dikabarkan akan tiba di Indonesia pada 9 Oktober, kenyataannya, batang hidung Milla hingga kini tak juga terlihat. Mantan penggawa Barcelona dan Real Madrid itu tak juga memberikan jawaban pasti perihal kesediaan dirinya kembali menukangi timnas Indonesia.
Namun, pelatih sementara timnas Indonesia Bima Sakti tak mengkhawatirkan hal itu. Pasalnya, Bima yang masih berhubungan baik dengan Milla, mengaku mendapat kode positif.
Sebagaimana diketahui, Bima pernah menjadi asisten Luis Milla saat menukangi timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 lalu. Kedekatan yang terjalin selama membangun tim merah putih pun tetap dijaga Bima.
"Kalau soal Luis Milla saya berharap yang terbaik, yah. Kemarin dia sama saya terakhir komunikasi lewat pesan Whats Up bilang 'see you' mungkin maksudnya Coach Luis sampai jumpa di sini (Indonesia)," kata Bima dalam jumpa pers usai Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Hong Kong di laga uji coba yang berlangsun di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (16/10/2018).
"Kita berharap sih Coach Luis bisa kembali lagi ke Indonesia. Tapi, kalau nanti tidak, ya kita harus move on juga," tambah mantan pemain Gresik United itu.
Ditemui terpisah, Sekjen PSSI Ratu Tisha mengatakan malam ini, Selasa (16/10/2018) merupakan batas akhir bagi Luis Milla untuk memberikan jawaban. Ada atau tidaknya jawaban, Tisha akan segera memberikan laporan negosiasi dengan Milla kepada Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
"Hari ini deadline Milla untuk muncul, ya kita lihat saja, saya menunggu hari ini berakhir jadi kita lihat saja. Apapun hasilnya saya akan laporkan ke Exco, karena periode FIFA matchday adalah satu-satunya sebelum satu minggu untuk Piala AFF," ujar Tisha.
"Jadi ini krusial untuk Luis hadir, kita lihat kabarnya sampai tengah malam ini. Besok hari, ada atau tidak adanya beliau saya laporkan ke Exco untuk segera kami ambil keputusan," tambahnya.
Usai kegagalan timnas Indonesia di Asian Games 2018, PSSI melalui Komite Eksekutif PSSI kembali menunjuk Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia di Piala AFF 2018 dan SEA Games 2019 mendatang.
Baca Juga: Perpanjang Kontrak atau Tidak, PSSI Ingin Luis Milla Muncul
Berita Terkait
-
BEI Siapkan Aturan Baru ARA, Saham Murah Bisa Melonjak 35%
-
Bye bye Saham Gocap, Harga Saham Paling Mentok Rp1
-
Pakar: Desil DTSEN Tak Bisa Jadi Vonis Tunggal Penerima Subsidi
-
Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta
-
Indonesia Bullion Market Association Resmi Hadir, Jadi Wadah Penguatan Ekosistem Emas Nasional
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka