Suara.com - Pelatih Luis Milla masih belum memberikan jawaban kepada PSSI terkait tawaran perpanjangan kontrak untuk tetap membesut Timnas Indonesia selama satu tahun ke depan.
Seperti diketahui, PSSI sebelumnya telah menyodorkan kontrak anyar kepada Milla agar pelatih asal Spanyol itu tetap bisa menangani Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018 dan SEA Games 2019.
Namun hingga detik ini, Milla masih belum memberi jawaban. Eks pelatih Timnas Spanyol U-21 itu bahkan masih di Negeri Matador dan belum kembali ke Tanah Air.
Sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria mengungkapkan jika pihaknya masih terus berkomunikasi dengan perwakilan Milla terkait perpanjangan kontrak.
Akan tetapi, Tisha ingin agar Milla bisa segera kembali ke Indonesia meski nantinya tidak setuju kembali melatih Timnas Indonesia. Apalagi Milla, menurut Tisha, juga belum memberikan laporan selama 1,5 tahun terakhir menukangi Timnas Indonesia, baik di level senior maupun di U-23.
"Kalau komunikasi itu memang lancar, tapi itu sudah dari kemarin, saya tak butuh itu lagi. Saya butuh dia muncul (di Indonesia), itu saja," kata Tisha di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (16/10/2018).
"Karena mau diperpanjang kontrak atau tidak, dia harus melaporkan hasil kerjanya selama 1,5 tahun di Jakarta. Dia belum lakukan itu karena selepas kekalahan di (babak delapan besar) Asian Games 2018, tiga hari kemudian beliau langsung pergi ke Spanyol," terang wanita berparas cantik itu.
Sebagaimana diketahui, PSSI memang sangat membutuhkan sosok pelatih kepala untuk timnas senior Indonesia yang akan turun di Piala AFF 2018. Turnamen dua tahunan negara-negara Asia Tenggara itu akan digelar pada 18 November hingga 15 Desember mendatang.
Ya, tentunya persiapan harus segera dilakukan mengingat semakin mepetnya turnamen tersebut. Untuk sementara waktu, timnas senior Indonesia saat ini ditangani oleh Bima Sakti yang kini berstatus pelatih interim.
Baca Juga: Roberto Mancini Tampik Lini Depan Italia Bermasalah
Berita Terkait
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Masa Depan Suram, Elkan Baggott Disarankan Angkat Kaki dari Ipswich Town
-
Tonton Pesta Gol dari Tribun VIP, Bojan Hodak Bongkar Kunci Ketajaman Lini Depan Persib
-
Jelang Bela Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On Catat Rekor Menit Bermain
-
Modal Pesta Gol, Beckham Putra Optimistis Persib Tundukkan Persebaya
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto