Suara.com - Sejak mengambil alih kepemimpinan Real Madrid dari Julen Lopetegui, pelatih anyar Los Blancos Santiago Solari dihadapkan banyak kendala di Santiago Bernabeu. Diantaranya adalah masalah cedera pemain, khususnya di lini belakang.
Ketika pertama kali diminta menukangi Sergio Ramos dan kawan-kawan pada awal November, dilansir dari Marca, sebanyak 75 persen pemain kunci lini belakang tengah dibekap cedera. Yang masih bugar diturunkan hanya satu pemain yaitu sang kapten Sergio Ramos.
Sementara Raphael Varane, Dani Carvajal dan Marcelo menepi akibat cedera. Plus, pemain pelapis Jesus Vallejo yang kini ikut-ikutan masuk ruang perawatan.
Namun, melemahnya lini belakang Real Madrid di awal November itu mampu diatasi dengan sangat bagi oleh Solari. Solari, yang saat itu masih menjabat sebagai pelatih interim, mampu memetik empat kemenangan gemilang di empat pertandingan. Baik di kancah domestik maupun Eropa.
Yaitu berpesta empat gol ke gawang Melilla di ajang Copa del Rey, membantai Viktoria Plzen dengan lima gol tanpa balas di fase grup Liga Champions, serta memetik dua kemenangan meyakinkan atas Real Valladolid dan Celta de Vigo di La Liga.
Badai cedera di lini belakang itu diatas Solari dengan memberikan kepercayaan kepada tiga pemain muda, yaitu Javier Sanchez, Alvaro Odriozola dan Sergio Reguilon. Langkah yang sebelumnya tidak pernah berani diambil oleh Lopetegui.
Di posisi bek tengah, Solari menempatkan Jose Ignacio Fernandez atau yang lebih dikenal dengan sebutan Nacho untuk menemani Ramos.
Kini, badai cedera pemain di Santiago Bernabeu mereda. Sinar mulai menerangi klub Ibu Kota Spanyol itu. Kondisi Varane, Carvajal dan Marcelo sudah jauh lebih baik. Ketiga pemain itu saat ini sudah berlatih kembali bersama rekan-rekannya yang lain.
Sementara untuk Vallejo, pemain berusia 21 tahun itu saat ini juga sudah mulai kembali berlatih. Meski masih secara terpisah.
Baca Juga: Maradona: Solari Tak Akan Bertahan Lama di Real Madrid
Usai jeda internasional, kuartet Ramos- Varane- Carvajal- Marcelo akan kembali mengawal lini belakang Los Blancos. Yaitu saat berhadapan dengan Eibar pada 24 November mendatang.
Berita Terkait
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Fans Atletico Madrid Bakar Jersey Usai Julian Alvarez Terang-terangan Ingin Tinggalkan Klub
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Dalih Marcelo Bielsa Usai Uruguay Gagal Menang di 2 Laga Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan