Suara.com - Persija Jakarta berhasil memenangi laga vital kontra tuan rumah Bali United dengan skor 2-1 pada pekan ke-33 Liga 1 2018 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (2/12/2018) malam WIB.
Kemenangan ini membuat Persija sukses mengkudeta posisi puncak klasemen dari PSM Makassar, walaupun mungkin hanya untuk sementara.
Pada pertandingan yang total sempat terhenti sebanyak enam kali karena ulah suporter Bali United itu, Persija unggul lebih dahulu pada menit ketujuh lewat gol yang dicetak oleh Sandi Sute.
Persija menggandakan skor usai Marko Simic mencetak gol via titik putih pada menit 84. Sementara Bali United hanya bisa membalas sekali melalui Stefano Lilipaly di injury time babak kedua.
Pelatih Persija, Stefano Cugurra mengaku semringah dengan tiga poin yang didapat timnya dari lawatan ke Bali.
Teco -sapaan akrab Cugurra- pun menyebut jika Macan Kemayoran akan berjuang habis-habisan di laga pekan pamungkas demi menyabet gelar juara Liga 1 2018.
"Ya, kami hari ini, saya sudah bilang ke pemain harus kerja ekstra keras. Saya tahu Bali United itu tim bagus," buka Teco pada konferensi pers pasca laga.
"Sebelum laga kami banyak dengar dari orang yang gak ngerti bola, mungkin Bali tidak akan kerja dan lepas di dalam pertandingan. Lihat sendiri Bali United main bagus, semua kerja keras di pertandingan," sambung pelatih asal Brasil tersebut.
Teco pun mengungkapkan, seringnya laga dihentikan akibat flare yang dinyalakan para oknum suporter Bali United, ternyata tidak mengganggu konsentrasi Marko Simic dan kawan-kawan.
Baca Juga: Tekuk Bali United di Gianyar, Persija ke Puncak Klasemen Liga 1 2018
"Sangat bagus kami bisa cetak gol cepat. Meski pertandingan berhenti terus, tim saya fokus dan tetap konsentrasi," sanjung Teco.
"Babak kedua, kami mau serangan balik aja. Kami ingin satu gol lagi supaya 2-0. Tapi Lilipaly bikin gol bagus, kita marking dia tidak bagus. Apapun itu, skor 2-1 kami sesuai target. Kami tunggu laga terakhir nanti, kami langsung fokus ke situ," terangnya.
Sebagai informasi, Persija masih bersaing ketat dengan PSM Makassar dalam perebutan gelar juara Liga 1 musim ini.
Persija saat ini ada di puncak klasemen dengan perolehan poin 59 dari 33 pertandingan. Sementara itu PSM turun ke posisi kedua dengan poin 57, namun mereka baru memainkan 32 laga.
PSM sendiri baru akan memainkan laga pekan ke-33 mereka pada Senin (3/12/2018) malam WIB melawan tuan rumah Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta.
Jika PSM berhasil menang, maka otomatis Persija akan kembali ke peringkat kedua. Oleh karenanya, pertandingan di pekan ke-34 alias pekan pamungkas mendatang akan sangat menentukan.
Persija akan menjamu Mitra Kukar pada pekan terakhir, sementara PSM juga akan melakoni laga tandang kontra PSMS Medan.
Berita Terkait
-
Gabung Persija, Kwon Chang-hoon Singgung Nama Shin Tae-yong
-
Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta
-
Daftar Tim Super League Paling Banyak Rekrut Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
-
Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta
-
Shin Tae-yong Mulai Revolusi di Persija, Pemain Macan Kemayoran Wajib Tunduk pada Aturan Disiplin
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra