Suara.com - Pertandingan hidup-mati bakal dilakoni Inter Milan, Rabu (12/12/2018) dini hari WIB nanti. Klub Italia berjuluk La Beneamata itu akan menerima lawatan wakil Belanda, PSV Eindhoven di Giuseppe Meazza pada laga matchday pamungkas Grup B Liga Champions 2018/2019.
Dengan tersisa satu matchday, Inter saat ini masih tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup B dengan raihan 7 poin dari lima pertandingan. Mereka kalah dalam head-to-head dengan Tottenham Hotspur yang saat ini ada di posisi kedua dengan raihan poin yang sama.
Tottenham sendiri di saat yang bersamaan juga akan melakoni partai hidup mati di matchday 6 ini. The Lilywhites akan melawat Camp Nou untuk menantang tuan rumah Barcelona, tim yang sudah memastikan kelolosan ke babak 16 besar serta status juara Grup B.
Well, duel melawan PSV dini hari nanti pun disebut pelatih Inter, Luciano Spalletti sebagai laga terpentingnya bersama La Beneamata sejauh ini, menggantikan duel kontra Lazio di pengujung musim lalu.
"Kami wajib memenangkan pertandingan ini, yang merupakan partai terpenting sejak saya melatih Inter. Makna partai ini sangat besar dan masif, menggantikan duel melawan Lazio di pengujung musim lalu (yang menentukan posisi Inter di zona Liga Champions pada klasemen akhir Liga Italia)," ucap Spalletti, seperti dimuat laman resmi UEFA.
"Kami selalu mengimpikan untuk bermain di laga penting seperti ini. Dan tentu, kami masih punya peluang untuk lolos, jadi kami akan bekerja keras untuk itu," lanjut eks allenatore AS Roma itu.
"Sesuatu yang sudah saya tekankan dari awal bahwa bakal sangat berat untuk bisa lolos dari grup yang dihuni Barcelona dan Tottenham Hotspur. Tapi kami masih punya kans, dan kami akan berjuang sampai akhir untuk bisa ke 16 besar," celotehnya.
"Cedera yang mengganggu? Kami punya 18 pemain yang tersedia di dalam skuat dan selalu ada solusi untuk apapun. Itu bukan alasan," tandas pelatih berusia 59 tahun itu.
Baca Juga: Klopp: Liverpool Harus Tampil Sempurna jika Ingin Kalahkan Napoli
Berita Terkait
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
-
Cremonese Tak Permanenkan Emil Audero, Timnas Indonesia Bakal Miliki 2 Wakil di Liga Champions?
-
Cetak Gol Beruntun, Pio Esposito Tegaskan Selalu Maksimal untuk Italia
-
Feyenoord Pecat Robin van Persie, Tak Puas Meski Finis Peringkat Dua Eredivisie
-
Julian Alvarez Tidak Minat Gabung Dua Klub Finalis Liga Champions
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026