Suara.com - Manajer Bhayangkara FC Sumardji mengatakan jika Simon McMenemy berharap untuk bisa menukangi tim nasional Indonesia. Saat ini, pelatih asal Skotlandia masih menunggu keputusan PSSI.
Sumardji menjelaskan sudah ada komunikasi antara PSSI dengan Simon McMenemy. Namun, komunikasi tersebut belum berbuah keputusan.
"Komunikasi dengan Simon sendiri sudah ada. Tetapi semua masih dalam tahap saling menunggu, memastikan seperti apa, sesuai info yang saya dengar seperti itu. Kalau komunikasi secara pribadi dengan saya PSSI belum lakukan, tapi kalau dengan Simon sudah," kata Sumardji saat acara syukuran Bhayangkara FC, Rabu (19/12/2018).
Hal tersebut berdampak pada negosiasi perpanjangan kontrak Simon di Bhayangkara FC yang hingga kini belum terealisasi. Menurut Sumardji pihak belum bisa berbuat banyak karena Simon antusias untuk menjadi juru arsitek timnas Indonesia.
"Simon berharap jadi pelatih timnas. Tetapi kalau misalkan nanti Simon tidak bisa menjadi pelatih timnas, secara otomatis dia akan selalu ada di hatinya Bhayangkara," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, kontrak Simon akan habis pada Januari 2019. Jika nantinya, eks juru taktik timnas Filipina itu hengkang, Sumardji mengaku sudah menyiapkan penggantinya.
"Itu sudah saya pegang dan Insyaallah, kita tunggu saja, nanti keputusannya dari timnas seperti apa. Apakah betul mau ambil Simon atau tidak, kalau tidak kami akan tetap bersama dengan Simon," pungkasnya.
Simon McMenemy terbilang sukses bersama Bhayangkara. Lewat sentuhan dinginnya, Bhayangkara FC keluar sebagai juara Liga 1 2017. Sementara di Liga 1 2018, Simon memang gagal mempertahankan gelar namun Bhayangkara FC mampu finis di posisi tiga besar.
Baca Juga: Terima Pinangan Klub Lain, Bhayangkara FC Gagal Bawa Pulang Evan Dimas
Berita Terkait
-
Okto Maniani Ingatkan Pemain Lokal yang Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Egy Maulana Vikri Senang Persaingan di Timnas Indonesia Makin Ketat, Ini Alasannya
-
Timnas Indonesia Pernah Tumbang dari Oman di Debut Shin Tae-yong
-
Egy Maulana Vikri Angkat Topi Terhadap Sosok John Herdman
-
Australia Dikabarkan Tidak Ikut Serta dalam Ajang FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Kenapa John Herdman Coret Eliano Reijnders dan Jordi Amat?
-
Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar
-
Rekor Pertemuan Timnas Indonesia vs Oman, Saatnya Garuda Samakan Kedudukan Sejarah
-
Sejarah Piala Dunia dalam 3 Menit: Dari 1930 hingga Era 48 Tim di Piala Dunia 2026
-
Layvin Kurzawa Resmi Tinggalkan Persib, Tinggalkan Pesan Menyentuh untuk Bobotoh
-
Okto Maniani Ingatkan Pemain Lokal yang Ingin Bela Timnas Indonesia
-
Bangkok United Lepas Tujuh Pemain, Bagaimana Nasib Pratama Arhan?
-
Egy Maulana Vikri Senang Persaingan di Timnas Indonesia Makin Ketat, Ini Alasannya
-
Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya, Siap Lanjutkan Karier di Luar Indonesia
-
Kronologis Kasus Sardar Azmoun Hingga Dicoret dari Timnas Iran