Suara.com - Kiper legendaris Manchester United, Peter Schmeichel menyatakan hasratnya untuk menjadi direktur olahraga mantan klubnya.
Pria asal Denmark berusia 55 tahun berjuluk The Great Dane itu mengaku siap comeback ke Man United, dan sesumbar siap membuat mentalitas skuat Setan Merah seperti di zaman Sir Alex Ferguson dulu.
Seperti diketahui, Man United memang siap mempekerjakan seorang direktur olahraga, untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, setelah mendepak Jose Mourinho dari jabatannya sebagai pelatih kepala pada awal pekan lalu.
Man United sendiri kembali ke jalur kemenangan di Liga Inggris 2018/2019 setelah Mourinho tak lagi memimpin. Pada laga debutnya sebagai caretaker klub, Ole Gunnar Solskjaer membawa Paul Pogba dan kolega menang 5-1 atas tuan rumah Cardiff City, dalam penampilan yang super impresif akhir pekan lalu.
Well, wacana untuk mempekerjakan seorang sosok direktur sepakbola diyakini memang sudah muncul cukup lama dari kamp Man United. Namun, wacana tersebut belum terealisasi hingga kini, yang dipercaya lantaran ketidaksetujuan Mourinho.
"Saya memang berpikir tentang memasukkan nama saya di sana (sebagai kandidat direktur olahraga). Tentu saya berminat dan saya yakin punya kapabilitas untuk melakoni pekerjaan itu," tutur Schmeichel kepada BBC Radio 5 Live.
"Saya benar-benar ingin kembali terlibat dalam sepakbola lagi pada suatu titik. Saya tahu bahwa saya semakin tua, tapi hidup saya telah berubah ke hal lain setelah pensiun dari sepakbola," sambung mantan kapten Timnas Denmark yang kini lebih banyak aktif sebagai pandit sepakbola tersebut.
"Yang paling penting sekarang ini adalah mengembalikan kultur dan identitas Man United. Saya melihat jabatan direktur olahraga ini pantas untuk seseorang yang pernah membela klub, dan bisa menghadirkan mentalitas yang pernah dihadirkan (Sir) Alex Ferguson di klub ini," celotehnya.
"Saya mempertimbangkan diri untuk itu jika punya kualitas dan saya akan datang memberikan jawaban, kemudian menaruh nama saya ke dalamnya. Saya akan punya pemikiran bagus tentang ini setelah Natal dan membuat keputusan," tandas Schmeichel.
Baca Juga: Andik Vermansyah Merapat ke Madura United
Berita Terkait
-
Buka Pintu untuk Mees Hilgers, Eks Pelatih Manchester United: Tunjukkan Pesonamu
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Krisis Pakan Ternak Tiap Kemarau, Negara Diminta Tak Lepas Tangan Soal Infrastruktur Air
-
Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?
-
Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur
-
5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA
-
Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas
-
Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia
-
Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?
-
Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi