Suara.com - Status Ismed Sofyan sebagai kapten Persija Jakarta dipastikan bakal hilang pada musim 2019. Sang fullback gaek menginginkan adanya regenerasi untuk sosok pemimpin Tim Macan Kemayoran di atas lapangan hijau.
Ismed berencana memberikan status skipper Persija kepada kiper andalan tim, Andritany Ardhiyasa. Meski demikian, menurutnya hal ini tetap bergantung pada keputusan akhir pelatih anyar Persija yang terpilih nanti, yang kemungkinan besar adalah Ivan Kolev.
"Tahun ini aku serahkan ban kapten ke Andritany, aku tidak jadi kapten lagi tahun ini. Itu sih maksudnya," ungkap Ismed.
Sebagaimana diketahui, Ismed sendiri hanya mengikat kontrak baru berdurasi satu musim saja bersama Persija, yakni sampai akhir musim 2019. Sang fullback memang telah digerogoti usia, di mana usianya kini sudah 39 tahun. Hal ini memberi isyarat jika Ismed akan gantung sepatu di penghujung musim nanti.
Meski demikian, sang pemain sendiri membantah bakal pensiun. Ismed mengakui hanya ingin memberikan status pemimpin kepada pemain yang lebih muda.
"Memang maksudnya apa sih? Orang sudah pada kepo (penasaran) saja. Tidak lah, intinya aku sudah berapa tahun jadi kapten di Persija. Sekarang harus regenerasi buat 2019," jelasnya.
"Juga sudah berapa tahun saya di Persija? Alhamdulillah 2018 sudah berhasil lewat kepemimpinan saya, di mana Persija kembali mengangkat piala. Saya bisa mempersembahkan gelar buat Persija," celoteh mantan penggawa Timnas Indonesia itu.
Akan tetapi, Ismed mengaku tetap bersedia menjadi kapten kedua alias wakil kapten Persija di musim 2019, untuk membantu Andritany.
"Nah sekarang 2019 saya harus berbagi tugas dengan Andritany. Mungkin Andritany yang sekarang layak menjadi kapten untuk 2019. Saya hanya memback-up dia dari belakang," pungkasnya.
Baca Juga: Ismed Sofyan Hanya Mau Perpanjang Kontrak Semusim Bersama Persija
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil
-
Shin Tae-yong Blak-blakan Persija Belum Ideal Jelang Piala Presiden 2026
-
Bukan Juara, STY Ungkap Target Utama Persija di Piala Presiden 2026
-
Baru Gabung Setengah Musim, Persija Justru Lepas Cyrus Margono
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan