Suara.com - Satgas Anti Mafia Bola terus bergerak terkait upaya memberantas praktik match fixing alias pengaturan skor di sepakbola Indonesia, termasuk terus memburu oknum-oknum yang terlibat. Hari ini, Rabu (23/1/2019), Satgas menggeledah rumah eks anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hidayat di Surabaya.
Rumah Hidayat yang beralamatkan di Jalan Raya Klakah Rejo nomor 78, RT 4 RW 8, Surabaya ini digeledah oleh sekira sembilan anggota Satgas.
"Di dalam ada sekitar 7-9 polisi lah yang menggeledah," ungkap Kanit Reskrim Polsek Benowo, Ipda Kusmianto kepada Suara.com.
Menurut Pak Ran, saksi mata yang merupakan penjual minuman di depan rumah Hidayat, polisi sudah menyambangi rumah tersebut sejak tadi pagi. Dan mereka terus melakukan proses penggeladahan hingga siang menjelang sore hari.
"Katanya dari tadi pagi, kebetulan pas saya buka dagangan, sudah ramai rumah ini," ucap Pak Ran sambil menunjuk rumah milik Hidayat.
Kedatangan awak media sendiri cukup mengejutkan anggota Satgas yang bertugas, dan melarang para jurnalis untuk masuk ke rumah Hidayat.
Well, sosok Hidayat sendiri ternyata cukup misterius di kalangan para tetangga. Ibu RT setempat, Bu Ansori, mengatakan jika Hidayat memang kurang dekat dengan para tetangga.
"Pak RT lagi di dalam rumah Pak Dayat. Kalau Pak Hidayat sendiri memang jarang melakukan kontak dengan para tetangga," ungkapnya.
"Jarang juga bergaul dengan tetangga. Orang sini juga tau saat ada ramai-ramai (penggeledahan) di depan," imbuhnya.
Baca Juga: Valverde Wanti-wanti Barcelona Tak Anggap Remeh Sevilla
Dalam proses penggeledahan sendiri, salah seorang anggota Satgas tampak menyita koper berwarna oranye dari dalam rumah.
Meski demikian, Ipda Kusmianto enggan berkomentar panjang lebar soal isi koper oranye ini. "Kami masih memeriksa dan menggeledah rumah ini," ujarnya singkat.
Selain itu, Kusmianto hanya mengatakan jika Satgas masih menjalankan tugas yang sebenarnya rahasia ini.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Main di Film Bapakmu Kiper, Vidi Bule Ungkap Alasan Nyeleneh Suka Jadi Penjaga Gawang
-
Totalitas Tanpa Batas! Para Pemain Bapakmu Kiper Wajib Latihan Bola Sebelum Kontrak
-
Hubungan Anak Laki-Laki dan Ayah Jarang Dekat? Bapakmu Kiper Angkat Kisah Nyata yang Relate Banget
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara