Suara.com - Gede Widiade sudah tak lagi menjabat Direktur Utama Persija Jakarta, sebagaimana pria berkaca mata itu telah mengumumkan pengunduran dirinya kemarin.
Meski demikian, penyerang gaek Persija, Bambang Pamungkas rupanya tidak tahu menahu soal mundurnya Gede. Striker yang akrab disapa Bepe itu mengaku belum mengetahui kabar tersebut.
Memang, kabar mundurnya Gede dari institusi Persija cukup mengejutkan. Pasalnya, pengusaha asal Jawa Timur itu cukup berhasil membawa kesuksesan bagi skuat Macan Kemayoran.
Selain gelar juara Piala Presiden dan Liga 1 2018 yang berhasil direngkuh, berbagai fasilitas juga dihadirkan Gede untuk skuat Persija, sebut saja mes, tempat latihan, dan bus tim.
Sudah mencapai target yang diemban oleh pemilik saham klub jadi alasan Gede memutuskan mundur dari Persija. Gede tidak sendiri, ia mundur bersama dengan Muhammad Rafil Perdana yang sebelumnya menjabat sebagai Chief Operation Officer (COO).
Meski demikian, kabar mengejutkan ini ternyata belum sampai ke telinga salah satu penggawa Persija, yakni Bambang Pamungkas.
Pemain berusia 38 tahun itu juga mengaku belum bertemu dengan rekan-rekan setimnya setelah kembali dari Singapura usai melawan Home United di babak kualifikasi fase pertama Liga Champions Asia 2019, Selasa (5/2/2019).
"Saya tidak tahu apa-apa tentang itu (kabar mundurnya Gede). Saya belum ketemu pemain lainnya. Hari ini juga kabarnya libur latihan," kata Bepe di Jakarta, Kamis (7/2/2019).
Dengan mundurnya Gede, posisi Direktur Utama Persija kini dijabat oleh Kokoh Alfiat. Sebelumnya, Kokoh menjabat sebagai Direktur Keuangan Pasukan Ibu Kota.
Baca Juga: Kenapa Persija Pakai Jersey Kuning Lawan Home United? Ini Penjelasannya
Tag
Berita Terkait
-
Ultimatum The Jakmania! Diky Soemarno Minta Persija Tak Boleh Seri atau Kalah Lagi demi Gelar Juara
-
Gol Dianulir VAR, Gustavo Almeida Tegaskan Persija Belum Menyerah Kejar Gelar BRI Super League
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Persija Kalah Aneh di GBK, Diky Soemarno Sebut Juara Makin Sulit Jika Sering Tumbang
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat