Suara.com - Persebaya Surabaya meraih kemenangan besar 4-1 saat bertandang ke markas Persidago pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia yang berlangsung di stadion 23 Januari Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa (19/2/2019).
Gol pembuka tim tamu berhasil dicetak oleh Rendi Iwan Saputra pada menit ke 49, Manucheher Jalivov di menit 73 dan dua gol lainnya dari Amido Balde pada menit ke 84 dan 89.
Sedangkan gol tim tuan rumah Persidago diperoleh dari titik putih yang dicetak oleh Hariyanto Panto di menit ke 87.
Pelatih Persidago Romi Malanua mengatakan jika timnya kewalahan dengan salah satu pemain jangkung yang dimiliki oleh Persebaya yaitu Amido Balde.
"Penyerang jangkung membuat kita kewalahan, sehingga strategi yang saya terapkan dengan membendung serangan dari sayap kiri dan kanan tidak berhasil," ujarnya.
Sementara itu Asisten Pelatih Persebaya Sugiantoro mengatakan jika timnya tidak memandang remeh lawan. Ia mengaku melakukan berbagai antisipasi usai menyaksikan gaya bermain Persidago melalui tayangan video.
"Saya menekankan kepada pemain untuk mewaspadai Persidago dengan permainan langsung dan serangan balik," ucapnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan 31: Persib Tantang PSIM, Persija Dijamu Persijap
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions
-
Alasan John Herdman Senang Timnas Indonesia Jadi Tim Paling 'Diremehkan' di Grup F Piala Asia 2027