Suara.com - Kapten Real Madrid Sergio Ramos soal insiden dirinya dengan kapten Barcelona, Lionel Messi dalam laga El Clasico. Ramos menegaskan bahwa dia tidak sengaja mengenai tangannya kepada wajah Messi
Real Madrid menelan kekalahan 0-1 dari Barcelona di Santiago Bernabeu, Minggu (3/3/2019) dini hari WIB. Ini adalah kekalahan kedua berturut setelah tiga hari sebelumnya kalah 0-3 juga di Bernabeu di leg kedua semifinal Copa del Rey.
Pada laga di Bernabeu dini hari tadi, tensi cukup panas. Namun insiden Ramos dengan Messi menjadi sorotan setelah bek Madrid ini mengayunkan tangannya dan mengenai wajah kapten Barcelona ini menjelang akhir babak pertama.
Messi sempat terkapar di lapangan dan memegang wajahnya. Ia sempat marah saat kapten Madrid ini mencoba membangunkan dan Messi semakin kesal setelah wasit Alberto Mallenco tidak memberikan kartu kepada Sergio Ramos.
Usai pertandingan, Ramos pun menanggap insiden yang terjadi itu bukanlah hal yang besar. "Hal ini adalah biasa terjadi dalam pertandingan," kata kapten Real Madrid ini seperti dilansir Football Espana.
"Saya tidak sengaja melakukan kepadanya, namun dia meresponnya dengan sangat buruk dan tetap diam tergeletak. Wasit membuat keputusan dan itulah akhirnya bagi saya," pungkas Sergio Ramos.
Sementara bek Barcelona, Gerard Pique menilai perilaku Sergio Ramos terlalu agresif. "Ada darah di mulut Leo –sapaan akrab Messi. Itu perbuatan yang sangat agresif," kata Pique seperti dikutip dari Scoresway.
"Intensitas memang tak bisa diukur. Saya rukun dengan para pemain Madrid. Namun ketika Anda sudah di lapangan memang terkadang harus membela jersey dan warna yang Anda bela. Itulah yang membuat adanya persaingan," ujarnya.
Baca Juga: Valverde Pastikan Messi Baik-baik Saja Usai Insiden di El Clasico
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan