Suara.com - AS Roma mengumumkan telah menunjuk Claudio Ranieri sebagai pelatih baru mereka. Ranieri akan menjadi pelatih kepala Roma hingga akhir musim ini.
Pelatih berusia 67 tahun itu telah menyelesaikan kesepakatannya setelah tiba di ibu kota Italia, Jumat (8/3/2019). Ranieri menggantikan Eusebio Di Francesco yang dipecat setelah disingkirkan Porto dari Liga Champions.
Presiden klub AS Roma James Pallotta pun mengumumkan penunjukkan Ranieri sebagai pelatih mereka. "Kami sangat senang menyambut Claudio Ranieri kembali ke klub," ungkapnya dalam situs resmi klub .
"Kami memiliki satu tujuan tersisa di musim ini yaitu menyelesaikan liga di posisi setinggi mungkin dan mengamankan kualifikasi Liga Champions," ujar Pallota seperti dilansir Scoresway.
Ranieri pernah melatih Roma antara 2009 dan 2011, memimpin mereka finis posisi kedua di Serie A dan final Coppa Italia pada 2010. Sementara Ranieri memang sedang menganggur setelah dipecat oleh Fulham pada Februari lalu.
"Saya senang bisa kembali ke rumah," kata Ranieri yang pernah membawa Leicester City menjadi juara Liga Inggris. "Ketika Roma memanggilmu, tidak mungkin mengatakan 'tidak'."
Kembalinya Raneri pun disambut gembira Direktur Roma Francesco Totti. "Claudio dari kota ini, dia adalah penggemar Roma tetapi lebih dari itu, dia adalah salah satu pelatih paling berpengalaman dalam sepakbola dunia."
"Yang kami butuhkan sekarang adalah sepasang tangan yang aman untuk memandu kami kembali ke empat besar dan memastikan kami akan bermain lagi di Liga Champions musim depan," lanjut Totti
Kini, tugas pertama Ranieri adalah menjamu Empoli dalam lanjutan Serie A di akhir pekan ini. "Kami memiliki 12 pertandingan tersisa dan kami harus memenangkan sebanyak mungkin dari mereka," pungkasnya Totti.
Baca Juga: All England 2019: Laju Tommy Sugiarto Terhenti di Perempat Final
Berita Terkait
-
AS Roma Dapat Saingan Berat dalam Perburuan Mason Greenwood
-
AS Roma Resmi Perpanjang Kontrak Mario Hermoso dan Permanenkan Donyell Malen
-
7 Tahun Absen, Gasperini Beberkan Kunci AS Roma Kembali ke Liga Champions
-
AS Roma Finis di Peringkat Ketiga usai Sikat Hellas Verona, Kunci Tiket Liga Champions
-
Maurizio Sarri Ancam Boikot Derby Roma, Protes Jadwal Kick-off Siang Hari
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar