Suara.com - Manchester United tersingkir dari ajang Piala FA. Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjer pun kecewa dengan hasil ini dan mengaku bahwa skuatnya tidak bermain baik sehingga dikalahkan Wolverhampton Wanderers.
MU takluk 1-2 dari Wolverhampton saat bertandang ke di Molineux Stadium, Minggu (17/3/2019) dinihari WIB pada babak perempat final Piala FA. Pemain tuan rumah Raul Jimenez dan Diogo Jota berhasil menjebol gawang MU yang dikawal Sergio Romero.
Sementara MU hanya mampu membalas satu gol lewat Marcus Rashford di masa injury time. Permainan MU dalam laga ini memang kurang begitu baik. Soccernet mencatat MU hanya mampu melepaskan dua shot on goal meski memiliki 61 persen penguasaan bola
Tentu saja hasil ini mengecewakan bagi Manchester United yang sempat tampil heroik bangkit menyingkirkan Paris Saint Germain di Liga Champions. Solskjaer pun tidak komplain dengan hasil ini dan mengakui skuatnya bermain buruk dalam laga ini.
"Kami memulainya terlalu lambat dan bermain di tangan mereka," kata Solskjaer kepada BBC Sport. "Penguasaan bola kami kita tidak cukup baik dan cukup cepat, jadi itu mengecewakan."
"Saya pikir kami tak punya cukup kualitas di sepertiga akhir, atau kombinasi permainan yang cukup. Kami mendominasi penguasan bola di babak pertama, tapi itu tak membantu kalau terus kehilangan bola dan mereka bisa menyerang balik," ujarnya.
"Ini adalah sebuah langkah mundur yang besar, utamanya karena kualitas penguasaan bola dan umpan-umpannya," pungkas Ole Gunnar Solskjaer.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?