Suara.com - Tak lagi lajang, Hansamu Yama mengaku makin termotivasi memperkuat timnas Indonesia melawan Myanmar di laga uji coba yang berlangsung pada 25 Maret 2019. Meski telat bergabung ke pemusatan latihan, bek Persebaya Surabaya yang merupakan langganan timnas optimistis bisa cepat beradaptasi dengan gaya bermain yang diterapkan pelatih Simon McMenemy.
Hansamu telat bergabung dengan rekan-rekannya di timnas karena sibuk mengurus pernikahannya. Hansamu pun sebelumnya sudah mendapat izin dari McMenemy, untuk tidak mengikuti pemusatan latihan di Australia.
"Pastinya saya semakin termotivasi setelah menikah berada di sini (timnas Indonesia)," kata Hansamu Yama.
Meski terlambat bergabung, Hansamu menjelaskan tidak ada masalah terkait adaptasi yang dijalani. Ia mampu melahap semua materi yang diberikan oleh McMenemy.
"Adaptasi almahdulillah lancar, semua pemain juga enak dan saling membantu tidak ada masalah sama sekali," jelasnya.
"Soal pelatih juga saya rasa tidak ada masalah yah. Baik coach Luis Milla maupun sekarang coach Simon, saya tetap menunjukkan sikap sebagai pemain profesional saja," tutupnya.
Berita Terkait
-
Alasan Arema FC Gerak Cepat Hadirkan Dua Pemain Persija
-
Bojan Hodak Masuk Kandidat Pelatih Timnas, PSSI Tak Belajar dari Sejarah Kelam Sebelum STY?
-
FIFA Matchday November dan Pengalaman Pertama Indra Sjafri Melatih Timnas Senior KW Super
-
Patrick Kluivert Jadi Pelatih Tersingkat Timnas Indonesia Pasca Sanksi FIFA
-
Durasi Masa Jabatan 4 Pelatih Terakhir Timnas Indonesia, Bisa Menebak Siapa Paling Singkat?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo