- Patrick Kluivert resmi dipecat setelah gagal total di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Suara.com - Kegagalan total Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak hanya mengubur mimpi jutaan rakyat, tetapi juga mengukir sebuah catatan sejarah yang kurang mengenakkan bagi sang pelatih, Patrick Kluivert.
Ia kini resmi menyandang status sebagai pelatih permanen dengan masa jabatan paling singkat di era modern sepak bola Indonesia.
Diresmikan sebagai nakhoda baru skuad Garuda pada 8 Januari 2025, perjalanan Patrick Kluivert harus berakhir tragis hanya dalam waktu sembilan bulan.
PSSI secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak kerja sama pada Kamis (16/10/2025), sebuah konsekuensi logis dari dua kekalahan beruntun yang diderita dari Arab Saudi dan Irak.
Masa bakti juru latih asal Belanda yang hanya seumur jagung ini terasa sangat kontras jika dibandingkan dengan para pendahulunya di era pasca-pembekuan FIFA.
Pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong tercatat sebagai juru taktik dengan masa jabatan terpanjang, memimpin skuad Garuda selama lima tahun penuh, dari Januari 2020 hingga Januari 2025.
Bahkan Luis Milla yang menangani tim pada periode Januari 2017 hingga Oktober 2018, mampu bertahan selama 22 bulan.
Begitu pula dengan Simon McMenemy yang meskipun diwarnai hasil-hasil memalukan, tetap menjabat selama 11 bulan (Periode Januari 2019-November 2019).
Singkatnya masa jabatan Kluivert menunjukkan betapa besarnya pertaruhan dan ekspektasi yang gagal ia penuhi.
Baca Juga: Rekam Jejak Jesus Casas, Pelatih yang Diidamkan Latih Timnas Indonesia
Didatangkan sebagai figur kelas dunia untuk sebuah misi besar, Patrick Kluivert justru harus angkat koper lebih cepat dari semua pendahulunya, meninggalkan sebuah catatan sejarah yang mungkin ingin ia lupakan.
Tag
Berita Terkait
-
Siapa Timur Kapadze? Arsitek Uzbekistan yang Dianggap Cocok Latih Timnas Indonesia
-
Adu Calon Pelatih Timnas Indonesia: Jesus Casas vs Timur Kapadze, Siapa Layak Gantikan Kluivert?
-
Media Uzbekistan Anggap Timnas Indonesia Bakal Cocok Dilatih Timur Kapadze
-
Bukan Piala Dunia, Ini Janji Manis yang Gagal Ditepati Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Dunia Ikut Soroti PSSI Pecat Patrick Kluivert, Dibahas Jurnalis Kawakan Negeri Pizza
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!