Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) berencana akan merilis jadwal Liga 1 2019 pada awal April mendatang. Saat ini, PT LIB sedang melakukan finalisasi terkait hal tersebut.
Rencananya, kick off Liga 1 2019 akan berlangsung pada 8 Mei mendatang. Jadwal tersebut sesuai dengan keputusan Kongres Tahunan PSSI pada awal Januari lalu.
Direkur Utama interim PT LIB Dirk Soplanit mengaku jadwal Liga 1 sudah selesai disusun. Bahkan, jadwal tersebut sudah diserahkan kepada PSSI.
"Kemungkinan ya. Saya tidak ingat persis ya. Tapinya itu pada minggu pertama atau minggu kedua April ya. Tapi sudah, semua sudah oke," kata Dirk saat dihubungi wartawan.
"Ini ada dalam proses tapi semua itu sudah rampung tinggal kami rilis saja. Ada step yang kami sudah susun, saya tidak ingat persis tanggal berapa akan disebarkannya. Tapi time line-nya sudah jelas, jadi tidak ada persoalan yang serius lagi," ia menambahkan.
"Jadi tinggal kami padukan dengan federasi (PSSI) terutama juga sekaligus dengan regulasi untuk liga 1 dan liga 2. Karena itu saling terkait antara regulasi dgn jadwal, persyaratan pemain dan sebagainya sehingga itu kami akan rilis berbarengan," jelasnya.
Dalam penyusuhan jadwal musim ini, Dirk menegaskan tidak ingin terulang seperti musim lalu. Di mana jadwal liga bentrok dengan program timnas Indonesia.
"Jadi dalam penjadwalan ini kami tidak ingin lagi terulang jadwal liga berbenturan dengan tim nasional. Timnas main liga tetap berputar itu seperti kejadian tahun lalu," ungkapnya.
"Akhirnya saling tuding antara federasi dengan PT LIB. Jadi kami pastikan timnas main liga 1 libur seperti itu," tegasnya.
Baca Juga: PSSI Perjuangkan Ezra Walian Bisa Kembali Berseragam Timnas Indonesia
Sementara untuk Liga 2 2019, Dirk menyebut seperti musim lalu. Kompetisi kasta kedua liga Indonesia akan kick off dua minggu setelah Liga 1 bergulir.
"Liga 2 kalau tidak ada halangan begulir dua minggu setelah liga 1 berjalan. Pokoknya ada jeda dua minggu, jeda waktunya sama dengan tahun lalu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 di Tangan Singapura, Erick Thohir Singgung Target
-
Mirip-mirip Kantor PSSI Era Jokdri, Kantor KFA Digerebek Polisi Usut Dugaan Nepotisme
-
Ditekuk Vietnam, PSSI Bakal Rekrut Pemain Arsenal hingga Stuttgart ke Timnas Indonesia?
-
PSSI Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir Singgung Bantuan Rp88 Miliar dari FIFA
-
Diserang dari Seluruh Penjuru, Infantino Mohon Maaf Batal Jual Saham Piala Dunia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Indonesia Pertama di ASEAN Pasang Pompa Jantung Terkecil Dunia, Pasiennya Penjual Nasi Uduk
-
Bukan Selalu Tone Deaf, Bisa Jadi Standar Kita yang Sudah Berbeda