Suara.com - Pelatih Arema FC, Milomir Seslija memastikan seluruh pemain di skuatnya siap dimainkan pada laga perempatfinal Piala Presiden 2019 kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Sabtu (30/3/2019) besok sore.
Ya, seluruh pemain Arema dalam kondisi siap tempur, termasuk Hanif Sjahbandi yang sejatinya baru memperkuat Timnas Indonesia U-23 pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam
Demikian pula Dedik Setiawan, yang sejatinya baru kembali usai memperkuat Timnas Senior Indonesia menghadapi Myanmar dalam laga uji coba internasional.
Milo --sapaan akrab Milomir Seslija-- membawa 19 pemain untuk meladeni tuan rumah Bhayangkara besok. Baginya, tidak ada yang bisa menghalangi pemain untuk dimainkan jika memang dalam keadaan siap.
"Anda melihat (Cristiano) Ronaldo saat membela Portugal atau (Lionel) Messi saat membela Argentina, mereka kembali ke klub dan langsung bermain. Apa salahnya? Saya tidak mengerti!" celoteh Milo.
"Apakah setelah itu (memperkuat timnas masing-masing), mereka harusnya berlibur selama 10 hari? Jika Anda kembali justru harus memberikan saya kepercayaan, apakah Anda menjadi cadangan atau siap bermain," ujar pelatih berkebangsaan Bosnia itu.
"Jadi yang terpenting bagi saya adalah bagaimana Anda membuka komunikasi. Ini yang menjadi masalah di Indonesia, adanya kurang komunikasi di antara pelatih, pemain, ofisial, bahkan suporter," tuturnya.
"Jadi pemain harus membuka komunikasi apakah dia bisa bermain atau tidak. Jika tidak bisa, maka akan ada program pelatihan khusus yang diberikan. Jika semua orang melakukan pekerjaannya dengan baik, semua pasti akan lebih baik," ucap Milo.
Milo menambahkan, ada perbedaan antara Arema dan Bhayangkara terkait pemain yang membela Timnas Indonesia. Bhayangkara FC memang menyumbangkan pemain lebih banyak ke timnas --senior dan U-23-- ketimbang Arema.
Baca Juga: Piala Presiden 2019: Arema FC Optimistis Bisa Singkirkan Bhayangkara FC
Tercatat penggawa Bhayangkara yang harus menjalani tugas negara baru-baru ini adalah Sani Rizki Fauzi, Awan Setho, Nurhidayat, hingga Bagas Adi.
"Ada sedikit perbedaan. Bhayangkara FC memiliki 4-5 pemain di timnas, di mana pemain mereka juga mendapatkan waktu bermain lebih banyak bersama timnas. Sementara saya tidak merasa itu hal yang sama dengan kami, mungkin ini keuntungan buat kami," papar Milo.
"Tapi dalam sepakbola, setiap pemain yang bermain harus keluar menikmati permainan dan berjuang maksimal di setiap pertandingan," pungkasnya.
Kedua tim sama-sama akan saling mengalahkan agar bisa lolos ke semifinal. Pemenang dari laga besok sudah ditunggu di semifinal oleh Kalteng Putra, yang sebelumnya mengalahkan Persija Jakarta lewat drama adu penalti.
Tag
Berita Terkait
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Resmi! Port FC Tumbang, Persebaya vs Arema, Persija Hadapi Persib di Semifinal Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas