Suara.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp meyakini kemenangan dramatis 2-1 yang diraih timnya atas Tottenham Hotspur semalam menjadi dorongan psikologis yang besar, ketimbang jika The Reds menang dengan skor yang lebih mencolok.
Liverpool membutuhkan keberuntungan untuk memenangi partai pekan ke-32 Liga Inggris 2018/2019 di Anfield tersebut, setelah bek Tottenham, Toby Alderweireld melakukan gol bunuh diri pada pengujung waktu normal.
"100 persen, tentu saja! Jika kami menang 5-0 misalnya, walaupun saya pikir tidak mungkin, bisa saja itu malah mengarahkan kami ke jalan yang salah. Kami bisa terlena di sisa laga kami di Liga Inggris (2018/2019)," tutur Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.
"Tapi tak diragukan, ini benar-benar berdampak masif buat kami, tentunya poisitif, dalam persaingan kami dengan Manchester City untuk memperebutkan gelar juara," sambung pelatih berusia 51 tahun itu.
Klopp menekankan, para pemainnya telah berjuang sangat keras baik di sesi latihan maupun di tengah pertandingan untuk meraih hasil terbaik.
Dan ia menilai perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini bakal menjadi ajang adu kemauan antara timnya dengan Man City asuhan Pep Guardiola.
"Para pemain telah bekerja keras, dan jika Anda ingin berada di puncak klasemen setelah pertandingan terakhir, itu akan menjadi ajang adu kemauan," celoteh Klopp.
"Kami tentu saja ingin (juara), dan bukan hanya itu, kami juga perlahan mulai terbiasa dengan situasi ini. Ya, setapak demi setapak untuk mencapai tujuan kami di akhir musim nanti," terang eks pelatih Borussia Dortmund tersebut..
Kemenangan atas Tottenham mengantarkan Liverpool kembali ke puncak klasemen sementara Liga Inggris 2018/2019 dengan koleksi 79 poin, menggeser Man City (77) ke peringkat kedua.
Baca Juga: Virgil van Dijk Cedera di Laga Kontra Tottenham, Ini Update dari Klopp
Namun demikian, di atas kertas, Man City tetap berada di posisi terdepan karena mereka memiliki satu laga yang belum dijalani.
Berita Terkait
-
Erik Ten Hag ke Anfield Bikin Suporter Liverpool Panik, Padahal Faktanya Begini
-
Dikritik Habis-habisan, Pep Guardiola: Kalian Lupa, Saya Jenius!
-
Jelang Duel vs West Ham, Slot Akui Mental Liverpool Drop
-
Media Inggris Soroti Presentase Kemenangan Giovanni van Bronckhorst yang Diincar Timnas Indonesia
-
Pelatih Eks Liga Inggris dan Juara di 3 Negara Dirumorkan Masuk Radar PSSI
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Erik Ten Hag ke Anfield Bikin Suporter Liverpool Panik, Padahal Faktanya Begini
-
Memanas! Penasihat Timnas Indonesia Bikin Klub Raksasa Eropa Retak dari Dalam
-
Timnas Indonesia Masih Cari Pelatih, Jordi Cruyff Bakal Boyong Jesus Casas?
-
Jay Idzes Cs Dihajar Como! Fabio Grosso Meledak, Kurang Kotor, Kurang Tajam
-
Allano Lima Ungkap Kunci Kemenangan Persija Atas PSIM, The Power of Jakmania
-
Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh
-
Here We Go! Kobbie Mainoo Lanjutkan Gelombang Pemain Manchester United ke Napoli
-
Dikritik Habis-habisan, Pep Guardiola: Kalian Lupa, Saya Jenius!
-
Suporter PSIM Nekat Masuk SUGBK, Van Gastel Berharap Aturan Awayday Bisa Dicabut
-
Jay Idzes Berjuang Mati-matian, Tapi Como Terlalu Kuat untuk Sassuolo