- Prince Cisse, putra Djibril Cisse, saat ini bermain sebagai bek tengah di akademi Liverpool U-18.
- Berbeda dengan ayahnya yang membela Prancis, Prince memilih mewakili Wales di level tim usia muda.
- Tiga anak Djibril Cisse kini aktif berkarier sepak bola di berbagai klub Inggris dan akademi.
Suara.com - Masih ingat striker Prancis, Djibril Cisse? Ia kini memiliki anak yang berusaha meniti jalan serupa sang ayah dengan membangun karier di Liverpool FC.
Dilandir dari TalkSport, dia adalah Prince Cisse, 17 tahun, yang saat ini menimba ilmu di akademi The Reds. Musim ini, ia bahkan dipercaya menjadi kapten tim U-18 Liverpool. Namun, perjalanan karier Prince menunjukkan perbedaan mencolok dibanding ayahnya.
Jika Djibril Cisse dikenal sebagai penyerang tajam, Prince justru bermain sebagai bek tengah. Sepanjang musim ini, ia juga sempat diturunkan sebagai bek kanan dan gelandang.
Bela Wales, Bukan Prancis
Meski ayahnya membela Timnas Prancis dengan torehan sembilan gol dari 41 penampilan serta tampil di Piala Dunia 2002 dan 2010, Prince memilih jalur berbeda di level internasional.
Lahir di Chester, ia memenuhi syarat membela Wales melalui ibunya yang berdarah Welsh. Prince telah memperkuat tim kelompok usia Wales mulai level U-15 hingga U-18. Selain itu, ia sebenarnya juga memenuhi syarat untuk membela Inggris maupun Prancis.
Akui Perbedaan dengan Sang Ayah
Berbicara kepada media Liverpool mengenai sang ayah, Prince mengaku sering menyaksikan cuplikan permainan Djibril Cisse.
“Saya sudah melihat cuplikan-cuplikan pertandingannya. Menyenangkan bisa melihat kembali seperti apa dia bermain. Dia pemain yang sedikit gila dengan gaya rambut yang unik dan hal-hal seperti itu," ujar Prince.
Baca Juga: Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
Ia juga menyadari perbedaan posisi yang kini dijalaninya.
“Sekarang saya bermain sebagai bek tengah, dan dia mungkin tipe striker yang tidak ingin saya hadapi. Dia terlihat seperti pemain yang sangat bagus," imbuhnya.
Prince menilai dirinya memiliki kecepatan, meski kemampuan mencetak golnya tidak setajam sang ayah.
“Saya punya kecepatan, tapi mungkin kemampuan mencetak gol saya tidak sebagus dia, itu sebabnya saya dipindahkan ke bek tengah. Dia sangat cepat, tapi saya rasa saya mungkin sedikit lebih cepat," ujarnya lagi.
Prince bukan satu-satunya anak Djibril Cisse yang berkarier di sepak bola. Kakaknya, Cassius, saat ini memperkuat Notts County di League Two dan bermain sebagai bek kanan.
Sementara adik mereka, Marley, yang baru berusia 16 tahun, terdaftar sebagai pemain muda di Nottingham Forest.
Jejak Karier Djibril Cisse
Selama membela Liverpool, Djibril Cisse meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala FA. Ia kemudian kembali bermain di Inggris bersama Sunderland dan Queens Park Rangers..
Sepanjang kariernya di Liga Inggris, Cisse mencetak 32 gol dari 110 pertandingan. Ia juga sempat bermain di Yunani, Italia, Qatar, Rusia, Swiss, Amerika Serikat, serta memperkuat klub-klub Prancis seperti Auxerre, Marseille, dan Bastia.
Setelah pensiun pada 2021, pria berusia 44 tahun itu kini menjabat sebagai pelatih striker di mantan klubnya, AJ Auxerre, yang berkompetisi di Ligue 1.
Berita Terkait
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
Cerita Toleransi di Liverpool: Hugo Ekitike Puasa, Jeremie Frimpong Jadi Penjaga
-
Apa yang Terjadi Jika Manchester City Dijatuhi Sanksi Pengurangan 60 Poin?
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar
-
Selamat Tinggal, Sriwijaya FC Degradasi ke Liga 3
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Evaluasi Van Gastel usai PSIM Yogyakarta Kembali ke Jalur Kemenangan
-
Usia 32 Tahun, Michael Carrick 'Spill' Nasib Harry Maguire
-
Klub Milik Orang Indonesia Gacor, Salip Juventus di Klasemen Liga Italia
-
Justin Hubner Cetak Gol Lagi, Bantu Fortuna Sittard Hajar NEC Nijmegen
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026