Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya buka suara terkait berita yang menyatakan bahwa Timnas Indonesia Putri U-15 mengundurkan dari Piala AFF U-15 2019 gara-gara masalah dana.
Kabar terkait mundurnya Timnas Indonesia Putri U-15 karena masalah dana sebelumnya disampaikan oleh Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) melalui situs resmi mereka pada Kamis (4/4/2019). Disebutkan bahwa mundurnya Garuda Putri di ajang tersebut dikarenakan PSSI terkendala masalah dana.
"Indonesia telah menarik diri dari partisipasi mereka dalam Kejuaraan Piala AFF U-15 yang digelar di Chonburi, Thailand, 9-21 Mei 2019," tulis pernyataan AFF.
"FA Indonesia (PSSI), menyatakan kendala anggaran sebagai alasan mengapa mereka memutuskan untuk tak ambil bagian tahun ini," lanjutnya menambahkan.
Namun berdasarkan laman resmi PSSI, badan yang mengurus sepak bola Indonesia itu tidak menyebut kendala dana menjadi masalah. Dilaporkan saat ini PSSI tengah memprioritaskan untuk membangun Kompetisi Liga 1 Putri. Maka dari itulah tahun ini PSSI memutuskan untuk tidak mengirim Timnas Putri U-15 ke ajang Piala AFF U-15.
Selain itu, prioritas PSSI juga tengah mempersiapkan Timnas Indonesia senior putri untuk menuju SEA Games 2019. Dalam segala persiapannya, PSSI dikabarkan akan bekerja sama dengan Federasi Sepak Bola Australia (FFA).
"Beberapa waktu lalu, perwakilan dari FFA sudah berada di Sawangan untuk melihat timnas putri Indonesia. Kita prioritaskan untuk persiapan Liga 1 Putri dan Timnas Senior Putri menuju SEA Games. Selain itu timnas putri kita saat ini juga sedang mengikuti babak kedua kualifikasi olimpiade 2020 di Myanmar," kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria dikutip dari pssi.org.
Lebih lanjut, PSSI berkomitmen mempersiapkan Tim Putri Junior dengan kompetisi yang sehat. Pada tahun 2019, kompetisi direncakan akan dimulai dengan bebas usia seiring dengan Piala Pertiwi di tingkat Provinsi. Kemudian pada tahun 2020, direncakan akan ada kompetisi putri di kategori usia muda.
Dengan langkah ini lah PSSI berharap dapat memperkuat Timnas Indonesia Senior Putri dan Timnas Indonesia Junior Putri. Kompetisi tersebut direncakan akan diselenggarakan pada bulan September mendatang dengan sekurang-kurangnya enam klub di Liga 1.
Baca Juga: Tentukan Jadwal Liga 1 2019, PT LIB Pertimbangkan Timnas Indonesia
"Kompetisi ini baru akan kita bangun rencananya di September mendatang. Kita akan memulai dengan sekurang-kurangnya enam klub liga 1 yang akan berpartisipasi," pungkas Ratu Tisha.
Bolatimes/Andiarsa Nata
Berita Terkait
-
Kim Sang-sik Dibuat Geram Usai Vietnam Pecundangi Malaysia
-
Naturalisasi Pemain Sepak Bola: Proses Kemenangan atau Kesalahan Berulang?
-
Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN