Suara.com - Mantan kapten Manchester United, Gary Neville menilai eks timnya telah memberikan effort 100 persen pada Derby Manchester kontra Manchester City, yang merupakan laga tunda pekan ke-31 Liga Inggris 2018/2019 di Old Trafford, Kamis (25/4/2019) dini hari WIB.
Meski demikian, menurut Neville, yang juga amat disayangkannya, perbedaan kualitas yang cukup jauh memang jadi penyebab kekalahan 0-2 Man United di kandang pada laga dini hari tadi.
Man United memang praktis tak bisa berbuat banyak melawan sang rival sekota. Man United tumbang 0-2, dengan Bernardo Silva dan Leroy Sane masuk score sheet untuk Man City.
Meski bermain tandang, Man City memang unggul segalanya atas tuan rumah. Pasukan Pep Guardiola unggul dari segi shots on target, yakni lima berbanding satu. Soal ball possession, Man City juga unggul hingga 64 persen berbanding 36 persen.
Sekadar informasi, bagi Man United, ini adalah kekalahan ketiga beruntun yang mereka alami di semua kompetisi.
Bahkan, armada Ole Gunnar Solskjaer kini telah kalah tujuh kali dalam sembilan laga terakhir mereka di semua ajang, yang pertama kalinya terjadi sejak 1962 silam!
"Saya pikir Man United sudah bermain dengan cara yang layak, mereka telah memberikan 100 persen yang mereka bisa saya kira. Tak ada yang salah dengan etos kerja mereka kali ini," buka Neville kepada Sky Sports.
"Namun, perbedaan kualitas yang cukup jomplang adalah penyebab kekalahan Man United kali ini. Apa yang kita lihat di sana adalah ada jarak pemisah yang cukup besar, antara kualitas Man United dengan Man City. Saya pikir, memang sebatas itulah yang bisa dilakukan Man United," terang mantan fullback andalan Timnas Inggris itu.
Dengan kekalahan ini, peluang Man United untuk mengakhiri musim di posisi empat besar menjadi kian sulit. The Red Devils kini masih tertahan di posisi keenam klasemen dengan 64 poin, tertinggal tiga poin dari Chelsea di posisi keempat, dengan tiga matchweek tersisa.
Baca Juga: Manchester United Tumbang Lagi, Solskjaer Puji Performa Rashford
Berita Terkait
-
Thibaut Courtois Alami Cedera Otot Paha, Harus Absen 1,5 Bulan
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Declan Rice Kirim Psywar ke Man City Jelang Final Carabao Cup: Arsenal Siap Kalahkan Siapa Pun
-
Tak Merasa Bersalah dengan Selebrasi Provokatif, Vinicius Junior: Dulu Mereka Tertawakan Saya
-
Disingkirkan Real Madrid, Pep Guardiola: Musim Depan Kami akan Kembali
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026