Suara.com - Pemain Home United Izzdin Shafiq mengakui bahwa PSM Makassar adalah lawan yang kuat. Namun, Izzdin menyebut timnya sudah punya cara untuk bisa menundukkan tim berjuluk Juku Eja itu.
Kedua tim akan saling berhadapan pada pertandingan kelima Grup H Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (30/4/2019).
Cara mengalahkan PSM yang dimaksud Izzdin adalah menerapkan cara bermain saat timnya menghadapi Persija Jakarta di semfinal zona Asia Tenggara Piala AFC musim lalu.
Saat Itu, Home United mengalahkan Persija di dua leg. Di leg pertama yang berlangsung di Singapura, Macan Kemayoran --julukan Persija-- takluk 2-3.
Sementara saat bertandang Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Home United berhasil mempermalukan Persija dengan skor telak 1-3.
Akan tetapi, di babak kualifikasi Liga Champions Asia 2019 beberapa waktu lalu, Persija berhasil membalas kekalahan tersebut dengan skor 3-1.
PSM dan Persija memang tim berbeda. Namun bagi Izzdin, dari segi permainan kedua tim tersebut hampir serupa.
"Sebelumnya Home pernah main lawan Persija. Nah PSM dan Persija ini, kan merupakan salah satu tim kuat di sini (Liga Indonesia)," kata Izzdin dalam jumpa pers jelang pertandingan di Hotel Lor In, Sentul.
"PSM dan Persija memang tim yang berbeda. Tapi intinya di Indonesia ini banyak pemain lokal yang sangat bagus, yang membantu Persija dan PSM. Namun konsen kita sekarang itu fokus untuk pertandingan, bukan untuk hal-hal lain," tambahnya.
Baca Juga: Pelatih Home United Kantongi Kekuatan PSM Makassar
"Saya juga sangat memerhatikan pertandingan besok karena akan main jam 3 sore, yang menurut saya itu adalah cuaca yang sangat panas. Apalagi, (atmosfer) pertandingan juga akan sangat panas," pungkasnya.
Sebelumnya di pertemuan pertama kedua tim di Grup H Piala AFC 2019, Home United bermain imbang 1-1 saat menjamu PSM di Singapura.
Saat ini PSM berada di puncak klasemen Grup H dengan perolehan delapan poin. PSM unggul satu poin dari Home United yang menempati posisi kedua.
Berita Terkait
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?
-
Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Timnas Indonesia Siapkan Senjata Rahasia, Jepang hingga Qatar Bisa Kaget di Piala Asia 2027!
-
4 Fakta Penting Sebulan Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Isyarat Ancelotti Jadikan Neymar Jimat Ruang Ganti Brasil di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Kritik Tajam Pep Guardiola Jelang Man City vs Crystal Palace: Saya Sama Sekali Tak Percaya VAR!
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia
-
Belum Puas Juara, Hansi Flick Targetkan Barcelona Raih 100 Poin
-
Profil Timnas Ghana: Wakil Afrika yang Nyaris Bikin Sejarah di Piala Dunia
-
Nasib Giovanni Reyna di Tangan Pochettino, Riwayat Cedera Hancurkan Obsesi ke Piala Dunia 2026?