Suara.com - Ada perubahan yang terjadi dengan salah satu klub Peserta Liga 1 2019. Ya, Perseru Serui kini berubah nama menjadi Perseru Badak Lampung FC sejak Maret 2019 lalu.
Perubahan nama dari Perseru Serui menjadi Perseru Badak Lampung FC lantaran adanya akuisisi yang didasari oleh kesulitan finansial. Markas mereka pun kini bukan lagi di Serui, Papua, melainkan di Lampung.
PSSI selaku federasi sepak bola di Indonesia telah merestui nama klub tersebut beserta logo baru mereka untuk mengarungi Liga 1 2019.
Meski pada awalnya PSSI meminta agar klub yang bersangkutan tetap menggunakan nama Perseru untuk Liga 1 2019 karena alasan status. Namun, setelah digelarnya rapat Komite Eksekutif (Exco) nama Perseru Badak Lampung FC akhirnya diizinkan.
"Kemarin di rapat Exco diputuskan diberikan dispensasi bahwa penggunaan namanya tetap Perseru Badak Lampung dan logonya boleh baru karena area industrial bisnis ini merupakan kebaikan," kata Sekjen PSSI Ratus Tisha Destria.
"Nanti kita perbaiki bersama nantinya di rapat Exco kita sahkan serta mengatur ini semua. Jadi nantinya bila ada investasi atau perpindahan klub antara badan hukum yang menaungi klub tersebut, tapi nama keanggotaaan akan tetap utuh ini yang akan kami rumuskan."
"Jadi rapat Exco memutuskan nama Perseru Badak Lampung FC dan logo tidak masalah karena regulasi keanggotaan belum mengatur hal tersebut," ujar Tisha.
Tim lain yang melakukan perubahan mama di Liga 1 2019 adalah PS Tira. Kini mereka menggunakan nama Tira-Persikabo setelah PS Tira merger dengan Persikabo Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Ini Dia Bocoran Jersey Terbaru Persija Jakarta untuk Liga 1 2019
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan