Suara.com - Lionel Messi telah menjadi ikon Barcelona dalam satu dekade terakhir. Berbagai trofi di liga domestik maupun Eropa sukses dipersembahkannya, sehingga banyak kalangan menyebut bahwa ia merupakan pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Namun di balik kesuksesannya saat ini, tak ada yang pernah membayangkan kemagisan Lionel Messi kala pertama kali berseragam Barcelona pada 2004. Tak ada pula yang menyangka ia bakal jadi top skorer El Barca dan meraih lima gelar Ballon d'Or.
Kini, meski usianya sudah tidak muda lagi, performa bintang 31 tahun itu justru makin bersinar. Musim ini Lionel Messi berpeluang menyapu bersih tiga gelar domestik bersama Barcelona, meski gagal melaju di partai final Liga Champions.
Yang menjadi spesial, daya pikat Lionel Messi tak hanya sebatas di lapangan hijau. Pemain asal Argentina itu bahkan telah menciptakan budaya baru di kota Barcelona dengan sebuah identitas berjuluk 'Leo' atau 'Lionel'.
Menurut laporan Mundo Deportivo, kedua identitas tersebut menjadi salah satu nama bayi paling banyak digunakan di Catalunya. Terbukti, nama 'Leo' telah mengalami peningkatan sebesar 3927,27% sejak Lionel Messi melakukan debutnya.
Fakta ini sekaligus merepresentasikan bahwa banyak orangtua yang dengan sengaja memberi nama anaknya 'Lionel Messi'. Menurut catatan, hanya ada empat bayi yang dipanggil 'Leo' pada 2004, sedangkan pada 2017 telah terjadi pembengkakan hingga 442 bayi bernama 'Leo'.
Alhasil, 'Leo' menduduki peringkat ke-12 dalam daftar nama bayi pria paling banyak digunakan di Catalunya. Nama ini dilaporkan sempat punah sebelum Messi hadir dan menjelma jadi ikon di Barcelona.
Tak hanya di tanah Catalunya, Lionel Messi nyatanya juga menjadi salah satu orang terpopuler di planet bumi. Namanya harum baik bagi pecinta sepak bola, maupun yang bukan.
Baca Juga: Frenkie de Jong Hanya Ingin Umpani Lionel Messi ketika di Barcelona
Berita Terkait
-
Protes Keras Frenkie de Jong Terhadap Kepemimpinan Wasit Usai Barcelona Tumbang
-
Hansi Flick Kecewa Barcelona Gagal Maksimalkan Peluang Emas Menghadapi Tekanan Real Sociedad
-
Kekalahan Pertama Barcelona dalam 12 Laga, Hansi Flick: Bukan Salah Wasit, Kami yang Tumpul
-
Klasemen La Liga Spanyol Pekan 20: Barcelona Kalah dari 10 Pemain, Real Madrid Pangkas Jarak
-
Barcelona Kalah Menyakitkan di Markas Sociedad, Frenkie de Jong Salahkan Wasit
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Cara Unik Phil Foden Lepas Tekanan di Manchester City: Mancing Mania, Mantab!
-
Ivan Zamorano Bongkar Kelemahan Arsenal, Inter Milan Bukan Tim Kelas Dua
-
Marseille Ingin Pinjam Ethan Nwaneri, Ini Dua Syarat Tak Boleh Ditawar-tawar dari Arsenal
-
Bukan Carrick Ball, Ternyata Ini Strategi Manchester United Saat Tekuk Manchester City
-
Link Live Streaming Inter Milan vs Arsenal: Jaminan Laga Sengit di Giuseppe Meazza
-
Di Balik Gemilang Eberechi Eze, Ada Cinta Istri yang Menjaganya Tetap Membumi
-
Link Live Streaming Bodo/Glimt vs Manchester City: Tantangan Berat The Citizen
-
Diming-imingi Duit Banyak, Romelu Lukaku Pilih Setia dengan Napoli
-
Bobotoh Bersuara: Soal Eks PSG Layvin Kurzawa Dirumorkan ke Persib
-
Dituding Tak Hormati Lawan, Dominik Szoboszlai: Saya Akan Melakukan Hal yang Sama