Suara.com - Massimiliano Allegri mengisyaratkan tidak akan cuti panjang setelah meninggalkan Juventus di akhir musim. Allegri berharap dapat menemukan tantangan baru setelah meninggalkan posisinya di Juventus.
Sebagaimana diketahui, Allegri dan klub Juventus sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Pelatih berusia 51 tahun tersebut telah dipastikan tidak lagi membesut Bianconeri di musim 2019/20.
Kabar Allegri akan didepan dari posisinya memang mulai kencang sejak Juventus tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Ajax pada April kemarin. Ia pun telah dihubungkan dengan Chelsea dan Paris Saint Germain.
Allegri pun mengisyaratkan dirinya tak berniat untuk cuti semusim setelah meninggalkan Juventus. "Saya tidak terlalu mencari cuti setahun," ungkapnya kepada Sky Sport Italia, usai laga Juventus vs Atalanta di Turin, Senin (20/5/2019) dini hari WIB.
"Saya hanya akan mengambil cuti panjang jika harus. Kalau tidak, rencana saya adalah mendapatkan proyek yang meyakinkan saya. Hidup ini penuh kejutan dan kamu harus siap untuk segalanya," ujar Allegri.
"Saya berlatih dengan gembira dan senang, karena jika saya tidak dibujuk oleh pasukan yang saya miliki, saya mencoba mengubah keadaan, memindahkan pemain ke posisi baru dan mencoba sesuatu yang berbeda, kalau tidak saya akan bosan."
Terlepas dari kesedihan harus meninggalkan klub yang telah dilatihnya selama lima tahun, Allegri telah menerima situasi ini dan mungkin ini saat yang tepat untuk pindah.
"Saya menyadari ini adalah hal yang tepat untuk pindah dan berubah, demi kebaikan Juve, jika tidak kami akan mengambil risiko mencapai September atau Oktober dan menghadapi masalah, jadi yang terbaik adalah meninggalkan pada posisi tinggi."
"Saya diberitahu [keputusan Juve] pada Jumat pagi. Ketika saya meninggalkan pertemuan pada hari Kamis saya tahu bahwa saya bukan lagi pelatih Juventus. Saya tidak diberi tahu, tetapi saya tahu," pungkas Massimiliano Allegri. (Scoresway)
Baca Juga: Juventus Ditahan Imbang, Berikut Hasil dan Klasemen Liga Italia Pekan ke-37
Berita Terkait
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Jatuh Bangun Emil Audero Lawan Atalanta: 7 Saves, 1 Blunder
-
Emil Audero Tampil Gemilang, Cremonese Tetap Kalah 1-2 dari Atalanta
-
Eks Inter Milan Ungkap Dua Pemain Kunci Juventus: Tanpa Winger Ini, Bianconeri Tak Bisa Jalan
-
Atalanta Hancurkan Juventus 3-0, Gianluca Scamacca Jadi Mimpi Buruk Si Nyonya Tua di Bergamo
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Real Madrid Belum Meyakinkan? Era Arbeloa Dinilai Masih Bayangi Warisan Xabi Alonso
-
Mati-matian Kalahkan Emil Audero Cs, Pelatih Atalanta Loncat Kegirangan
-
Gebrakan Baru PSSI Gandeng JFA, Kirim Wasit Negeri Sakura untuk Kawal Laga Liga Nusantara
-
Erwan Hendarwanto Resmi Dipinjamkan PSIM ke Garudayaksa FC
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026