Suara.com - Massimiliano Allegri telah dipastikan akan meninggalkan Juventus di akhir musim ini. Namun demikian, wakil presiden klub Juventus Pavel Nedved mengungkapkan bahwa klub belum memutuskan siapa yang akan menggantikan posisi Allegri.
Sebagaimana diketahui, Allegri dan klub Juventus sepakat untuk mengakhiri kerjasama. Pelatih berusia 51 tahun tersebut dipastikan tidak lagi membesut Bianconeri di musim 2019/20.
Itu artinya, Allegri akan meninggalkan Juventus setelah pertandingan melawan Sampdoria di pekan terakhir Serie A. Namun manajer Chelsea Maurizio Sarri dan manajer Lazio, Simone Inzaghi telah dihubungkan dengan Juventus.
Mantan pelatih Antonio Conte, manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino dan manajer Prancis Didier Deschamps juga disebut-sebut berpotensi menggantikan posisi Allegri.
Namun, Nedved menegaskan belum mengambil keputusan siapa calon pengganti Allegri guna menangani Juventus di musim depan.
"Akan ada beberapa evaluasi, kami tidak terburu-buru dan dapat mengambil waktu kami. Itu tidak akan mudah, kita tahu era ini tidak pernah bisa diulang, jadi itu akan menjadi lebih sulit," ungkap Nedved seperti dilansir Scoresway.
"Sejauh ini, kami mengevaluasi apa yang harus dilakukan dengan Max, jadi tidak menghubungi pelatih lain. Kami punya ide, termasuk beberapa yang cukup jelas, tetapi belum membuat keputusan," ujarnya.
Hal itu dikatakan Nedved usai Juventus bermain imbang 1-1 melawan Atalanta di pekan ke-37 Liga Italia. Usai laga tersebut, Juventus juga menggelar pesta perayaan Scudetto mereka di musim ini.
Ini juga menjadi laga terakhir Allegri dan juga perpisahannya di depan para pendukungnya di Allianz Stadium.
Baca Juga: Tinggalkan Juventus di Akhir Musim, Ini Rencana Allegri Selanjutnya
"Max (Allegri) telah memenangi 11 trofi, hampir segalanya kami telah meminta kepadanya. Jadi dia pantas mendapatkan pujian dan perpisahan yang bagus. Hal yang sama berlaku untuk [bek] Andrea Barzagli, karena ini adalah perayaan mereka."
"Tidak ada satu alasan, pengalaman ini berakhir secara alami. Masing-masing dari kita harus mengatakan apa yang kita rasakan di dalam dan di situlah kita berakhir."
"Juventus perlu memenangkan trofi, Max melakukannya, jadi dia melakukan pekerjaan dengan baik," pungkas Pavel Nedved.
Berita Terkait
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes
-
Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana