Suara.com - Persija Jakarta harus puas memetik satu poin saat melawat ke markas Barito Putera pada laga perdana Liga 1 2019. Sempat unggul lebih dulu, skuat Macan Kemayoran akhirnya hanya bermain imbang 1-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Senin (20/5/2019) malam WIB.
Keunggulan Persija Jakarta dicetak oleh Marko Simic pada menit ke-37. Ia sukses memanfaatkan umpang silang yang disodorkan oleh Riko Simanjuntak dan diakhiri dengan sundulan keras terarah.
Usai kebobolan, Barito Putera langsung mengambil inisiatif menyerang. Akan tetapi gol untuk menyamakan kedudukan tak kunjung tercipta hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persija Jakarta justru yang berpeluang menggandakan keunggulan. Sayang, peluang yang didapat oleh Bruno Matos berhasil digagalkan oleh bek Barito Putera.
Tak tinggal diam, tim berjuluk Bekantan Hamuk itu giliran melakukan tekanan ke pertahanan Macan Kemayoran. Alhasil, striker Rafael Silva sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-82 usai melesakkan tendangan keras ke pojok kiri gawang yang dikawal oleh Andritany.
Dari pertandingan antara Barito Putera vs Persija Jakarta, Suara.com berhasil merangkum empat fakta menarik. Penasaran? Berikut ulasan lengkapnya.
1. Marko Simic cetak gol perdana setelah empat bulan absen lantaran kasus pelecehan seksual yang menimpanya di Australia jelang pertandingan kualifikasi Liga Champions Asia 2019 melawan Newcastle Jets.
2. Marko Simic sukses membobol gawang Barito Putera dalam tiga pertemuan terakhir. Pada dua pertandingan sebelumnya, striker asal Kroasia itu mencetak satu gol saat dikalahkan Barito Putera 2-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin (30/5/2018), serta dua gol dalam kemenangan 3-0 di Stadion Patriot Candrabhaga (30/10/2018).
3. Hasil imbang yang didapat Persija Jakarta ini mengulang hasil pada laga perdana Liga 1 2018. Kala itu, skuat Macan Kemayoran ditahan imbang tanpa gol oleh Bhayangkara FC.
Baca Juga: Persija Ditahan Imbang Barito Putera, Kolev Sebut Kondisi Lapangan Jelek
4. Stadion 17 Mei Banjarmasin selalu jadi momok menakutkan bagi Persija Jakarta dalam tiga musim terakhir Liga 1. Pada Liga 1 2017, Ismed Sofyan dan kolega kalah 1-0, Liga 1 2018 kalah 2-1, sedangkan Liga 1 2019 hanya puas meraih hasil imbang 1-1.
Berita Terkait
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Penjelasan Ending Drama Korea No Tail To Tell, Kang Si Yeol Meninggal?
-
Mudik ke Maluku, Pemain Keturunan Ini Dibuat Geleng-geleng Lihat Indahnya Kampung Halaman
-
Alarm untuk Andritany, Cyrus Margono Siap Rebut Status Kiper Utama Persija
-
Dari Jantung Pertahanan ke Lini Tengah, Ini Kunci Sukses Jordi Amat di Persija
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
Terkini
-
Dipanggil PSSI! 3 Wonderkid Persib Gabung TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League