Suara.com - Gemilang bersama Liverpool, penyerang sayap internasional Mesir, Mohammed Salah masuk dalam daftar '500 Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia 2019'.
Daftar ini diterbitkan oleh Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC), lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, yang bermarkas di Amman, Yordania.
Mohamed Salah bahkan ada di top 50 alias 50 besar dalam daftar 500 nama tersebut, tepatnya menempati peringkat ke-46.
Dalam 50 besar, Salah praktis menjadi satu-satunya atlet yang terpilih, dengan 49 sosok lainnya merupakan tokoh negara dan cendikiawan muslim.
Sosok Salah memang tidak mengejutkan dapat masuk dalam daftar muslim paling berpengaruh di dunia.
Performanya yang fenomenal bersama Liverpool dalam dua musim terakhir, semenjak gabung dari AS Roma pada 2016, menjadikan pemain berusia 26 tahun itu menjadi idola, bahkan inspirasi bagi banyak orang, baik muslim maupun non-muslim.
Salah memang belum bisa mempersembahkan trofi bagi Liverpool, namun eks bintang FC Basel itu sukses merengkuh gelar individual yang prestisius.
Salah menggondol trofi Sepatu Emas setelah menjadi top skor Liga Inggris dalam dua musim terakhir. Winger yang juga pernah memperkuat Chelsea itu juga menyabet gelar Player of the Season alias Pemain Terbaik Liga Inggris 2017/2018.
Setelah membawa Liverpool menjadi runner-up Liga Champions musim lalu, Salah pun kini punya kans besar untuk 'menebus dosa' dengan membawa The Reds --julukan Liverpool-- kampiun Liga Champions 2018/19.
Baca Juga: Sebagai Gelandang, Thomas Partey Diklaim Lebih Hebat dari Pogba
Pada laga final yang akan dihelat 2 Juni 2019 nanti, Liverpool akan berhadapan dengan Tottenham pada partai final yang akan dihelat di Wanda Metropolitano, Madrid.
Jokowi Peringkat 16, Erdogan Nomor Satu
Dalam 50 nama teratas, ada dua sosok dari Indonesia. Ada Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang berada di peringkat 16, serta Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj yang bercokol di posisi 20.
Sementara di posisi teratas, bertengger Presiden Turki yang sejatinya cukup kontroversial, Recep Tayyip Erdogan.
Berita Terkait
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Penyerang Galatasaray Jalani Operasi usai Nabrak Papan Iklan di Anfield
-
Dibantai Liverpool 0-4, Pelatih Galatasaray Sesalkan Cedera Victor Osimhen
-
Ini Bagan Perempat Final Liga Champions: Bayern Munich Lawan Madrid, PSG Diadang Wakil Inggris Lagi
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Ucap Selamat Lebaran 2026, Postingan Cristiano Ronaldo Tembus 6 Juta View dalam 2 Jam
-
Dituding Tak Loyal ke Pemerintah, Sardar Azmoun Dicoret dari Timnas Iran
-
Status WNI Dean James Jadi Skandal, KNVB: Ini Kasus yang Rumit, Mohon Bersabar
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool