Baik Chelsea maupun Arsenal telah sama-sama melakoni perjalanan panjang nan melelahkan sebelum mencapai final Liga Europa musim ini.
Chelsea asuhan pelatih Maurizio Sarri memulai perjuangannya dengan bermain di Grup L yang berisikan BATE (Belarusia), Vidi FC (Hungaria), dan PAOK FC (Yunani).
Di babak fase grup, Chelsea praktis tak menemui kesulitan berarti dengan menggondol lima kemenangan dan sekali seri, meski Sarri sering menurunkan pemain-pemain muda ataupun tim lapis kedua.
Memasuki babak knock-out, Chelsea masih belum terbendung. Malmo FF (Swedia) dicukur dengan agregat 5-1 di babak 32 besar dan Dynamo Kiev (Ukraina) dipermak habis dengan agregat 8-0 di perdelapanfinal.
Chelsea baru mendapatkan rintangan di babak perempatfinal saat jumpa jagoan Republik Ceko, Slavia Praha. Chelsea hanya bisa menang tipis di dua leg, dengan akhirnya unggul agregat 5-3.
Chelsea kemudian benar-benar kerepotan di semifinal, saat bentrok dengan tim kuda hitam asal Jerman, Eintracht Frankfurt. Bagaimana tidak, Chelsea membutuhkan drama adu penalti untuk bisa melenggang ke final, setelah bermain imbang 1-1 di Frankfurt dan London.
Di sisi lain, seperti halnya Chelsea, Arsenal juga tampil superior di babak penyisihan grup. Segrup dengan Sporting CP (Portugal), Vorskla (Ukraina) dan Qarabag FK (Azerbaijan) di Grup E, The Gunners melenggang mudah ke fase gugur.
Merengkuh lima kemenangan dan satu hasil imbang, Arsenal keluar sebagai juara grup dengan poin 16.
Di babak 32 besar, Arsenal sempat dibuat was-was oleh BATE. Bagaimana tidak, Laurent Koscielny dan kolega sempat kalah dengan skor 0-1 saat tandang ke Belarusia pada leg pertama.
Baca Juga: Final Liga Europa: Mourinho Jagokan Chelsea, Yakin Tekanan Ada di Arsenal
Meski demikian, Arsenal berhasil bangkit dan membalikkan keadaan di leg kedua. Arsenal menang dengan skor 3-0, dan unggul agregat 3-1.
Di 16 besar, Arsenal kembali angin-anginan. Mereka lagi-lagi kalah di leg pertama saat bertemu Rennes (Prancis) dengan skor 1-3. Beruntung Arsenal berhasil lolos dari lubang jarum setelah menang 3-0 di Emirates Stadium pada leg kedua.
Memasuki perempatfinal, performa Arsenal mulai stabil. Meski jumpa dengan raksasa Italia, Napoli dan laga diprediksi bakal tricky, nyatanya Arsenal menyapu bersih dua leg dengan kemenangan.
Arsenal menang 2-0 di kandang pada leg pertama, sebelum menekuk tuan rumah Napoli 1-0 di Naples pada leg kedua.
Di semifinal, lagi-lagi Arsenal tampil impresif meski bertemu Valencia, tim dari La Liga Spanyol. Arsenal menang menyakinkan 3-1 pada leg pertama di London, serta 4-2 saat sowan ke Mestalla pada leg kedua.
5 Fakta Menarik
1. Chelsea belum terkalahkan sepanjang kampanye mereka di Liga Europa 2018/19, dengan total 11 kemenenangan dan tiga hasil imbang sebelum mencapai final. Sementara itu, Arsenal sudah kalah dua kali (Menang 11, Seri 1, Kalah 2), namun selalu menang dalam lima laga pamungkas mereka.
2. Di Liga Inggris 2018/19, Chelsea dan Arsenal telah saling mengalahkan. Chelsea mengalahkan Arsenal 3-2 di Stamford Bridge, sementara Arsenal mempermalukan Chelsea 2-0 di Emirates Stadium.
3. Final terakhir yang dilakoni Chelsea di kompetisi Eropa adalah di Piala Super Eropa 2013, namun mereka kalah adu penalti melawan Bayern Munich. Di akhir musim 2012/13, Chelsea sendiri berhasil menjuarai Liga Europa pasca mengalahkan Benfica 2-1 di final. Semusim sebelumnya, Chelsea sukses jadi kampiun Liga Champions usai menekuk Bayern Munich.
4. Terakhir kali Chelsea dan Arsenal bentrok pada laga final adalah di pentas Community Shield 2017. Kedua tim bermain imbang 1-1, sebelum Arsenal menang adu penalti dengan skor 4-1.
5. Terakhir kali Chelsea melakoni All-English Final di kompetisi Eropa adalah di Liga Champions musim 2007/08 lalu. Sayang, Chelsea kalah secara menyakitkan lewat adu penalti dari Manchester United di Moskow.
Team News
Kedua tim sama-sama diganggu masalah cedera jelang laga final ini. Chelsea sudah dipastikan tanpa centre-back tangguh mereka, Antonio Rudiger yang harus absen karena cedera lutut.
Chelsea bakal makin pincang jika N'Golo Kante benar tidak bisa turun bermain. Seperti diketahui, kondisi sang gelandang andalan sangat diragukan lantaran cedera lututnya disebut-sebut kambuh pada sesi latihan The Blues jelang laga final ini.
Chelsea sendiri sebelumnya sudah dipastikan tanpa gelandang serang Ruben Loftus-Cheek dan winger muda Callum Hudson-Odoi. Keduanya sama-sama tengah cedera ACL.
Di kubu Arsenal, The Gunners dipastikan tampil tanpa tiga pilar mereka. Well, laga Kamis dini hari nanti dipastikan bukan menjadi laga terakhir bagi Aaron Ramsey, yang akan berseragam Juventus di musim 2019/20.
Ramsey mengalami cedera hamstring, sebagaimana penampilannya di musim 2018/19 sudah harus berakhir pada April lalu. Selain Ramsey, Hector Bellerin juga masih jadi pesakitan lantaran cedera lutut.
Sementara itu, Henrikh Mkhitaryan yang merupakan pemain internasional Armenia, urung terbang ke Baku karena suhu politik yang tengah memanas antara negaranya dengan Azerbaijan.
Prakiraan Susunan Pemain
Chelsea XI (4-3-3): Kepa; Azpilicueta, Christensen, David Luiz, Alonso; Kovacic, Jorginho, Barkley; Pedro, Giroud, Hazard.
Pelatih: Maurizio Sarri (Italia)
Arsenal XI (3-4-2-1): Cech; Koscielny, Papastathopoulos, Mustafi; Maitland-Niles, Xhaka, Torreira, Kolasinac; Aubameyang, Ozil; Lacazette.
Pelatih: Unai Emery (Spanyol)
Berita Terkait
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Predisi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Iran Akan Ajukan Keluhan ke FIFA Terkait Pembatasan Selama Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
-
Andrew Robertson Ingin Skotlandia Ciptakan Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Bintang Baru Timnas Swiss! Johan Manzambi Menggila di Stadion Los Angeles
-
Momen Langka Adam Alis hingga Ajat Sudrajat Berbagi Lapangan, Reuni Lintas Generasi Persib Bandung
-
Hajime Moriyasu Bikin Publik Jepang Terbelah Gegara Minta Foto Bareng Harry Kane
-
Respon Berkelas Pelatih Timnas Korea Selatan Kalah Menyakitkan dari Meksiko
-
Cristiano Ronaldo Dihina Seantero Jagat Kiper Austria Pasang Badan: Saya Tim CR7
-
Piala Dunia 2026 Memanas! Iran Siap Gugat AS, FIFA Bakal Bela Mati-matian?