Suara.com - Arsenal benar-benar harus menelan pil pahit di laga final Liga Europa 2018/19. Asa menjadi kampiun dan lolos ke Liga Champions musim depan pupus usai Arsenal dibantai rival sekota mereka, Chelsea.
Duel dua tim London dalam All-English Final yang dihelat di Stadion Olimpiade Baku, Azerbaijan, Kamis (30/5/2019) dini hari WIB, dimenangi Chelsea dengan skor telak 4-1.
Setelah babak pertama berkesudahan dengan skor kacamata, Arsenal praktis kolaps di paruh kedua.
Gol-gol Olivier Giroud dan Pedro Rodriguez, yang dilengkapi brace Eden Hazard, menyudahi perlawanan Arsenal yang hanya bisa membalas lewat gol cantik Alex Iwobi.
Usai laga, manajer Arsenal, Unai Emery pun tak bisa menutupi rasa kecewanya. Meski demikian, pelatih berpaspor Spanyol itu enggan mencari-cari alasan.
Menurut Emery, kekalahan telak Arsenal pada laga dini hari tadi memang lantaran Chelsea tampil jauh lebih baik.
"Kami berusaha, kami berjuang, namun kami menghadapi tim seperti Chelsea di final, tim kuat. Hari ini, kami ucapkan selamat untuk mereka. Mereka bermain jauh lebih baik dibanding kami, sesimpel itu," tutur Emery seperti dimuat Goal International.
"Di babak pertama, kami memainkan laga ini dengan banyak kemungkinan. Kami tidak banyak mendapati mereka membuat peluang di area kami, termasuk satu penyelamatan gemilang dari Petr Cech (kiper Arsenal). Kami ingin terus memainkan ide-ide kami di laga ini dan memaksimalkan peluang ketika mereka datang," paparnya.
"Namun, mereka kemudian mencetak gol cepat pada babak kedua. Gol pertama itu sungguh krusial di pertandingan ini karena setelahnya, kami perlu bermain lebih tenang. Sayang kami membuat sejumlah kesalahan," jelas eks pelatih Valencia, Sevilla dan PSG tersebut.
Baca Juga: Gagal Juara, Unai Emery Optimis dengan Masa Depan Arsenal
Emery menilai, para pemain Chelsea pandai dalam memanfaatkan setiap kesalahan yang dibuat anak-anak asuhnya. Hal ini pun harus dibayar mahal oleh Laurent Koscielny dan kolega.
"Mereka punya pemain-pemain bagus untuk memaksimalkan kesalahan-kesalahan yang kami buat dan mereka efisien dalam mencetak gol. Setelah gol kedua, segalanya menjadi lebih sulit," tandas Emery.
Berita Terkait
-
Eks Bek Arsenal Mengaku Hampir Gabung Inter Milan Nama Erick Thohir Sampai Terseret
-
Jelang Napoli vs Chelsea, Antonio Conte Puji Setinggi Langit Taktik Bola Mati Arsenal
-
Ngeri! Ingin Angkut Cole Palmer ke Old Trafford, MU Wajib Siapkan Rp3 Triliun
-
Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United
-
Sanksi FA Hantui Matheus Cunha Usai Selebrasi Kasar Saat Manchester United Bungkam Arsenal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri