Suara.com - Uruguay membuka laga perdananya di fase grup Copa America 2019 dengan kemenangan besar atas Ekuador. Berikut hasil Copa America 2019 pada Senin (17/6/2019) pagi WIB.
Uruguay tampil meyakinkan mengawali turnamen Copa America 2019 ini setelah menaklukkan Ekuador 4-0 di Mineirao Stadium, Belo Horizonte, Senin (17/6/2019) pagi WIB. Namun Ekuador harus bermain dengan sepuluh orang setelah José Quintero di menit ke-24.
Gol kemenangan Uruguay masing masing dicetak Nicolas Lodeiro, Edinson Cavani dan Luis Suarez, serta gol bunuh diri Arturo Mina. Kemenangan ini membuat Uruguay sementara memimpin grup C Copa America 2019 dengan tiga poin.
Sedangkan pada pertandingan lainnya di Grup B, Qatar melakoni debut positif dengan menahan imbang Paraguay 2-2 dalam laga penyisihan Grup B di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Senin (17/6/2019) dini hari WIB.
Qatar sempat tertinggal lebih dulu akibat penalti Oscar Cardozo dan gol Derlis Gonzalez. Namun mereka berjuang keras untuk bangkit dan membuahkan hasil gol Almouz Ali dan Boualem Khoukhi.
Ini menjadi awal yang baik bagi penampilan Qatar sebagai satu dari dua tim undangan Copa America 2019. Raihan satu poin membuat kedua tim sama-sama berada di urutan kedua klasemen sementara Grup B di bawah Kolombia (3 poin) dan di atas Argentina (0).
Hasil Copa America 2019, Senin (17/6/2019) pagi WIB :
Paraguay 2 (Oscar Cardozo 4'-penalti, Derlis Gonzales 56')
Qatar 2 (Almoez Ali 68', Khoukhi 77')
Uruguay 4 (Nicolas Lodeiro 6', Edinson Cavani 33', Luis Suarez 44', Arturo Mina 78'-gol bunuh diri)
Ekuador 0
Baca Juga: Copa America 2019: Uruguay Hantam Ekuador 4-0, Luis Suarez Sumbang Satu Gol
Berita Terkait
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Bosnia Jaga Asa ke 32 Besar dan Singkirkan Qatar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey