Suara.com - Teka-teki siapa manajer baru PSS Sleman terungkap sudah. Setelah sempat kosong lantaran Retno Sukmawati mundur, manajemen Super Elang Jawa kini telah resmi menunjuk Sudibyo.
CEO PSS Sleman, Viola Kurniawati, memiliki alasan tersendiri mengapa menunjuk sosok Soedibyo. Selain karena merupakan putra Sleman, beliau juga mengerti sepak bola lantaran pernah berkecimpung di manajemen Super Elang Jawa,
Tercatat, seorang pengusaha konstruksi itu pernah menjabat Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSS, pada musim 2012.2013. Bahkan, ia merupakan salah satu perintis PT Putra Sleman Sembada, bersama mendiang Supardjiono.
"Beliau orang yang mengerti tentang sepak bola, PSS ini ibarat rumah, maka penghuni rumahnya ya juga harus kompak satu misi. Sepak bola sekarang semua punya peran, yang tidak hanya karena kesosokannya," kata Viola Kurniawati, Senin (17/6/2019).
Terpilihnya Soedibyo mengalahkan banyak kandidat yang sebelumnya dipertimbangkan. Setidaknya, ada empat nama yang disingkirkan pria 62 tahun itu untuk manjabat sebagai manajer PSS Sleman.
Viola Kurniawati pun berhadap segala elemen, termasuk suporter bisa mendukung kehadiran Sudibyo sebagai manajer baru untuk membawa PSS Sleman berprestasi lebih baik lagi.
"Lebih dari lima pesaing yang akhirnya terpilih manajer baru. Saya kan orang baru di PSS, sehingga perlu selektif. Tidak perlu mengulas masa lalu," ujar Viola Kurniawati.
"Saya yakin suporter juga tetap mendukung dengan manajer baru. Dibutuhkan komunikasi yang bagus memang dalam membangun sebuah tim," imbuh wanita yang pernah manjabat sebagai media officer Persija Jakarta tersebut.
Sudibyo telah mulai bekerja sebagai manajer PSS Sleman mulai hari ini, Senin (17/6/2019). Beliau juga sudah dikenalkan di hadapan para pemain dan pelatih Super Elang Jawa.
Baca Juga: Ini Alasan Penting Maurizio Sarri Bergabung dengan Juventus
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
Deschamps: Prancis Bukan Favorit, Spanyol yang Bakal Juara Piala Dunia 2026
-
Tinggalkan AS, Winger Timnas Indonesia Adrian Wibowo Resmi Hijrah ke Eropa
-
Selebrasi Pistol Mohammad Mohebi di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi, FIFA Didesak Bertindak
-
Paraguay Dibantai AS, Si Bulldog Menyalak Nyaring Sebut Gustavo Alfaro Cuma Jago Ngomong