Suara.com - Tira-Persikabo akan menghadapi Persipura Jayapura pada pekan kelima Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (22/6/2019). Sebagai mantan pelatih Persipura, juru racik Tira-Persikabo cukup memahami gaya bermain dari Boaz Solossa cs.
Ya, RD --sapaan Rahmad Darmawan-- pernah menjadi arsitek Persipura pada 2005. Saat itu, ia berhasil menyumbangkan gelar juara untuk tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
Meski banyak perubahan pemain, RD menyebutkan gaya bermain Peripura tetaplah sama, yaitu mengandalkan kecepatan untuk membongkar pertahanan lawan.
"Saya rasa generasinya sudah mulai berganti karena pemain yang pernah saya latih hanya menyisakan Boas Solossa, Ricardo Salampessy, Ian Louis Kabes, dan Imanuel Wanggai," kata RD dalam jumpa pers sehari jelang pertandingan.
"Secara individu tak banyak berbeda, tapi sebagai sebuah tim tren sepakbola Papua ya tetap seperti itu. Mereka main dengan cepat dan dikombinasi dengan permainan individu yang baik," tambahnya.
Sebagai mantan pelatih, RD sedikit mengomentari penampilan Persipura yang kurang konsisten di awal musim ini. Menurut pengalamannya, tim asal Papua ini membutuhkan waktu adaptasi karena ditangani oleh pelatih yang terbilang baru.
"Pengalaman saya dengan Persipura untuk dapat momentum kemenangan pertama, itu saya perlu main delapan pertandingan setelah itu tidak pernah kalah. Artinya perlu adaptasi dengan pelatih baru, di situ menurut saya wajar jika mereka butuh adaptasi dengan pelatih baru," jelasnya.
Oleh sebab itu, RD punga cara jitu mengantisipasi kebangkitan Persipura saat melawan Tira-Persikabo. Menurut pengalamannya, Persipura bisa bangkit kapanpun dalam sebuah pertandingan.
"Kita akan antisipasi dengan tetap bermain baik. Buat saya Persipura adalah tim yang kapan saja bisa meledak dan jika sudah menemukan ritmenya mereka sulit diantisipasi," pungkasnya.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019 Sabtu 22 Juni
Saat ini, Tira-Persikabo ada di peringkat tujuh klasemen Liga 1 2019 dengan poin lima. Sementara Persipura, ada di posisi 15 klasemen dengan poin dua.
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
Persaingan Makin Panas, Ini Nominasi Penghargaan Individu Pegadaian Championship 2025/2026
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Usai Hajar Timor Leste, Ini 2 Cara Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Jam Berapa Pertandingan Timnas Indonesia vs Oman Hari Ini?
-
Drawing ASEAN Club Championship: Persib dan Borneo Sama-sama Bertemu Klub Pemain Timnas Indonesia
-
Peta Kekuatan Grup E Piala Dunia 2026: Jalur Terjal Nagelsmann Pecah Dominasi Raksasa Afrika
-
Hasil Drawing ASEAN Club Championship: Persib Segrup dengan JDT, Borneo FC Ditantang Buriram United
-
Baru Latihan Bareng, Kevin Diks Sudah Puji Kualitas dan Potensi Mathew Baker
-
Timnas Indonesia Ditantang Vietnam dalam Duel Penentu Juara Grup A Piala AFF U-19 2026
-
Profil Timnas Curacao: Menanti Goresan Emas Sang Debutan di Piala Dunia 2026
-
Bintang Gladbach Akui Jay Idzes Tak Tergantikan di Timnas Indonesia
-
Sorotan Media Oman: Akui Ketangguhan Timnas Indonesia Era John Herdman