Kalah jumlah pemain memaksa Paraguay untuk tampil ultra-defensif. Situasi itu membuat Brasil kesulitan masuk ke kotak penalti lawan di sisa waktu babak kedua.
Brasil sendiri menyia-nyiakan peluang emas pada menit 74. Crossing Everton Soares gagal disundul dengan sempurna oleh Coutinho.
Bola jatuh ke kaki Gabriel Jesus, yang langsung melepaskan tembakan dari jarak sangat dekat. Bola tembakan Jesus justru mengarah ke samping gawang.
Brasil kembali mendapat kans emas untuk bikin gol pada menit 88. Sayang, sundulan Alex Sandro berhasil ditepis secara brilian oleh Fernandez.
Tak berselang lama, sepakan kaki kiri Willian Borges masih membentur tiang gawang!
Well, tak ada gol yang tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. Pemenang pun harus ditentukan lewat adu penalti, tanpa babak perpanjangan waktu 2 x 15 menit.
Paraguay memulai babak tos-tosan dengan buruk. Sepakan Gustavo Gomez berhasil digagalkan Alisson. Sementara itu, Willian membawa Brasil unggul 1-0 setelah tembakannya gagal dibaca oleh Fernandez.
Miguel Almiron berhasil membawa Paraguay menyamakan kedudukan jadi 1-1. Namun, Marquinhos membawa Brasil kembali unggul 2-1.
Bruno Valdez membuat Paraguay menyamakan skor menjadi 2-2, namun Coutinho membawa Brasil kembali unggul 3-2.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019 Pekan Keenam
Paraguay kembali menyamakan skor menjadi 3-3. Menjadi kian seru dan menegangkan, lantaran penendang keempat Brasil, Roberto Firmino gagal menunaikan tugasnya.
Sayang, memasuki penendang kelima, Derlis Gonzalez membuat Paraguay down karena penaltinya gagal.
Gabriel Jesus yanf maju sebagai eksekutor terakhir pun menjadi pahlawan untuk Brasil. Jesus melesakkan gol dan mengantarkan Brasil ke empat besar Copa America 2019 setelah menang dengan skor 4-3 di babak adu penalti ini.
Susunan Pemain
Brasil XI: Alisson, Dani Alves, Marquinhos, Thiago Silva, Filipe Luis, Arthur, Allan, Everton, Coutinho; Jesus, Firmino.
Pelatih: Tite (Brasil)
Paraguay XI: Fernandez, Piris, Gomez, Balbuena, Alonso, Arzamendia, Ortiz, Almiron, Sanchez, Perez, Gonzalez.
Pelatih: Eduardo Berizzo (Argentina)
Tag
Berita Terkait
-
Sihir Vinicius Junior di Miami: Cetak Brace, Bikin Ancelotti Geleng-Geleng Kepala
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey