Suara.com - Indonesia secara resmi akan mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama dengan Australia. Kepastian majunya Indonesia dan Australia terjalin saat Kongres Luar Biasa (KLB) Konfederasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) di Laos.
Pada awalnya, Indonesia maju bersama Thailand. Namun, Thailand akhirnya mengundurkan diri sehingga digantikan oleh Australia.
Sebelum melangkah ke situ, PSSI lebih dahulu akan fokus ke Piala Dunia U-20 yang berlangsung pada 2021. Namun, tidak mudah bagi Indonesia karena punya pesaing dari negara kuat.
Memang, sebelumnya Indonesia secara resmi mengajukan diri sebagai calon tunggal sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Indonesia tidak sendiri, beberapa negara akan menjadi pesaing terkuat PSSI.
Dari Asia Tenggara, Myanmar dan Thailand maju bersama menjadi pesaing Indonesia jadi calon tuan rumah Piala Dunia U-20 2021.
Tiga negara dari Timur Tengah juga akan maju bersama yakni Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Selain itu ada juga Peru dan Brasil yang maju bersama.
"Sebelum ke Piala Dunia 2034, ada sesuatu yang perlu kami lewati lebih dulu, yaitu Piala Dunia U-20 2021," kata Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria.
“Jadi, kami akan mencoba untuk memenangkan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Prosesnya juga sedang kami dilakukan," tambahnya.
Terkait hal tersebut, Tisha mengaku mendapat dukungan dari berbagai pihak. Seperti dari pemerintah dan negara-negara Asia Tenggara.
Baca Juga: Australia Ajak Indonesia Gelar Piala Dunia 2034
"Alhamdulillah, pemerintah berdampingan bersama dengan PSSI dan AFF untuk mewujudkan hal ini," pungkas Tisha.
Berita Terkait
-
Sempat Dikira Gabung Klub Spanyol, Ini Fakta Pahit Marselino Ferdinan di Sevilla
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026