Suara.com - PSS Sleman menjadi salah satu tim yang belum terkalahkan di Liga 1 2019. Namun, pelatih PSS Seto Nurdiantoro tidak menganggap hasil itu sebagai catatan spesial.
Hal tersebut dikarenakan tim berjuluk Super Elja ini selalu mendapat hasil imbang di tiga laga terakhir 1-1. Mereka selalu kebobolan lebih dahulu sebelum akhirnya bisa menyamakan kedudukan.
Terakhir kali PSS menang yaitu saat laga pembuka Liga 1 2019 melawan Arema FC, pada 15 Mei lalu. Pada pertandingan itu, PSS kebobolan lebih dahulu sebelum akhirnya membalikkan kedudukan menjadi 3-1.
"Di awal ini kita memang belum pernah kalah, tapi itu bukan menjadi ukuran karena kompetisi masih panjang, yang kita butuhkan adalah kestabilan bermain. Artinya bagaimanapun kita ada kelemahan seperti yang disampaikan tadi kita selalu kemasukan," kata Seto di Stadion Patriot, Bekasi, Selasa (2/7/2019).
"Jadi yang menjadi upaya kami, bagaimana dalam pertandingan kita berusaha semaksimal mungkin untuk tidak kemasukan," ia menambahkan.
Sebagai tim promosi, catatan PSS ini bisa dibilang cukup bagus. Mereka bisa mengalahkan Arema FC dan menahan imbang tim kuat lainnya seperti Persipura Jayapura, Bhayangkara FC, dan Semen Padang.
Seto menilai catatan tersebut buah kerja keras pemain. Menurutnya, anak asuhannya ingin menunjukkan kualitas PSS Sleman, meski tidak diunggulkan.
"Saya pikir kami PSS banyak pemain dari Liga 2, mungkin itu salah satu yang menjadi motivasi para pemain untuk menunjukkan bahwa kualitas mereka, kualitas pemain yang saya miliki, tidak jauh berbeda dengan yang ada di liga," jelasnya.
"Cuma mungkin faktor pengalaman, itu saja sih. Saya nggak banyak memberikan masukan kepada pemain, kemauan pemain saja," ungkapnya.
Baca Juga: Prediksi Persija Jakarta vs PSS Sleman di Liga 1 2019
Kemampuan PSS akan kembali diuji oleh tim kuat pada pertandingan berikutnya di Liga 1 2019. Jawara musim lalu, Persija Jakarta akan menjadi lawan bagi Super Elja pada pekan keenam Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Rabu (3/7/2019).
Berita Terkait
-
Fabio Lafundes Berani Jamin! Rivaldo Pakpahan Layak Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
Kritik Keras Mauricio Souza Setelah Persija Jakarta Ditahan Imbang Borneo FC
-
Drama Injury Time di JIS! Persija Jakarta Gagal Menang, Mauricio Souza Soroti Fokus dan Juara
-
Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Fabio Lafundes Berani Jamin! Rivaldo Pakpahan Layak Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
Kritik Keras Mauricio Souza Setelah Persija Jakarta Ditahan Imbang Borneo FC
-
Drama Injury Time di JIS! Persija Jakarta Gagal Menang, Mauricio Souza Soroti Fokus dan Juara
-
Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Sukses Puncaki Daftar Top Skor Super League
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta
-
3 Pemain Andalan Timnas Indonesia Era STY Kini Nelangsa, Tergeser dari Skuad dan Semua Cedera
-
Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS
-
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel