Suara.com - Madura United tersingkir secara menyakitkan dari ajang Piala Indonesia setelah kalah dari PSM Makassar di babak semifinal. Madura United kalah agresivitas gol tandang dengan agregat 2-2.
Namun kegagalan di Piala Indonesia tidak membuat tim berjuluk Laskar Sappe Kerab tersebut putus asa. Andik Vermansah dan kawan-kawan masih memiliki kesempatan menjuarai Liga 1 2019.
Hal ini seperti disampaikan oleh Pelatih Dejan Antonic. Menurutnya, musim ini Madura United mengincar trofi kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.
"Sekarang kita harus fokus ke liga, Madura United fokus dapatkan satu trofi musim ini. Sampai sekarang juga kami main bagus," kata Dejan Antonic.
Jelas tidak akan mudah bagi Madura United mendapatkan gelar tersebut. Pasalnya, tim lain di Liga 1 pastinya juga mengincar gelar juara.
Terdekat, Madura United akan berhadapan dengan Tira-Persikabo di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jumat (12/7/2019). Sebagaimana diketahui, tim asuhan Rahmad Darmawan itu juga tengah bersaing di papan atas klasemen.
"Saya pikir besok laga bagus, karena dua tim ini main positif football, belum kalah, dan dua tim yang ada ini memiliki target tinggi musim ini. Dari saya, sama pemain, kita sudah oke untuk besok," jelasnya.
Tira-Persikabo kini ada di posisi dua klasemen dengan poin 15. Sementara Madura United ada di posisi tiga dengan koleksi 13 poin.
Baca Juga: Kuasa Hukum Joko Driyono: Pasal yang Didakwakan Tak Bisa Dibuktikan
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey