Suara.com - Arsenal kembali menuai hasil positif di ajang laga pramusim International Champions Cup atau ICC 2019 di Stadion Bank of America Charlotte, Carolina Utara, Minggu (21/7/2019) pagi WIB.
Pasukan Meriam London__julukan Arsenal__sukses memberondong Fiorentina tiga gol tanpa balas. Gol-gol tersebut diciptakan Eddie Nketiah (2 gol) dan satu gol lain diciptakan Joseph Willock.
Hasil positif ini merupakan kemenangan kedua skuat Arsenal setelah pada laga perdana di ICC 2019 berhasil menjungkalkan Bayern Munchen 2-1.
Jalannya pertandingan:
Arsenal langsung menggebrak di awal babak pertama. Buktinya, anak-anak asuhan pelatih Unai Emery itu sudah unggul saat pertandingan berjalan 16 menit.
Menerima umpan silang bek sayap Kolasinac, Nketiah sukses menjebol gawang Fiorentina yang dijaga kiper Bartlomiej Dragowski lewat sepakan keras.
Fiorentina nyaris menyamakan skor pada menit ke-27 melalui umpan Benassi kepada Chambers. Sayang, bola tendangan Chambers masih melebar setelah sempat diadang bek Arsenal Skodran Mustafi.
Memasuki babak kedua, The Gunners tak menurunkan intensitas serangan mereka. Hasilnya, Arsenal kembali menciptakan gol kedua.
Lagi-lagi, aksi Nketiah. Ia sukses mencetak gol setelah menerima umpan manis dari striker Prancis, Lacazette di menit ke-65.
Baca Juga: Tim Medis Arsenal Terbang ke Brasil, Everton Soares Kian Dekat ke Emirates
Pasukan The Gunners berhasil menambah gol menjadi 3-0 beberapa menit kemudian melalui kaki Joseph Willock yang masuk menggantikan Bukayo Saka pada menit ke-63.
Hingga peluit akhir pertandingan ditipu wasit, tak ada lagi gol tercipta. Arsenal menang 3-0 atas Fiorentina.
Dengan hasil ini Arsenal kini bercokol di puncak klasemen sementara ICC 2019 dengan nilai enam poin.
Susunan pemain:
Arsenal (3-4-3): Emiliano Martinez; Calum Chambers, Shkodran Mustafi, Nacho Monreal; Carl Jenkinson, Robbie Burton, James Olayinka, Sead Kolasinac; Reiss Nelson, Eddie Nketiah, Bukayo Saka.
Fiorentina (4-3-3): Bartlomiej Dragowski; Lorenzo Venuti, Federico Ceccherini, Luca Ranieri, Aleksa Terzic; Gaetano Castrovilli, Sebastian Cristoforo, Marco Benassi; Riccardo Sottil, Dusan Vlahovic, Riccardo Saponara.
Berita Terkait
-
Tim Medis Arsenal Terbang ke Brasil, Everton Soares Kian Dekat ke Emirates
-
Solskjaer Ingin Aubameyang Perkuat Manchester United di Musim 2019/2020
-
Emery Cari Kapten Usia Muda untuk Gantikan Koscielny
-
Kalah dari Arsenal, Niko Kovac Justru Lempar Pujian Pada Bayern Munchen
-
ICC 2019: Arsenal Hantam Bayern Munich 2-1
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara