Suara.com - Pertandingan final leg pertama Piala Indonesia antara Persija Jakarta melawan PSM Makassar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu (21/7/2019) turut disaksikan oleh Calon Ketua Umum (Caketum) PSSI Mochamad Iriawan. Mantan Kapolda Metro Jaya itu kagum dengan atmosfer pertandingan tersebut.
Lebih lanjut, pria yang kerap disapa Iwan Bule ini menilai pertandingan berjalan baik dan fair play. Ia juga menegaskan wasit Dwi Purba yang memimpin laga tersebut sangat bagus.
Bahkan, Iwan telah mencatat nama wasit Dwi Purba sebagai salah satu wasit terbaik yang ada di Indonesia.
"Pertandingan tadi cukup bagus dan berjalan fair play. Wasit tadi namanya sudah kita catat sebagai catatan kami bila kami terpilih dia menjadi wasit yang baik," kata Iwan saat ditemui seusai pertandingan.
"Memang mempersiapkan wasit ini menjadi visi misi kami. Di mana kami mau mempersiapkan wasit yang lebih profesional dan membuat pertandingan sepak bola lebih dicintai," ia menambahkan.
Keputusan adil yang dibuat wasit di pertandingan tersebut membuat suporter tertib. Oleh karenanya, ia menganggap laga Persija vs PSM di SUGBK sebagai salah satu yang terbaik.
"Suporter dapat bersikap baik. Ini contoh pertandingan bagus dan saya saya mau dari pertandingan ini pertandingan lainnya di Indonesia tetap bagus," pungkasnya.
Pada pertandingan tersebut, Persija menang dengan skor tipis 1-0. Namun, itu belum aman bagi Persija.
Pasalnya, di leg kedua nanti Macan Kemayoran --julukan Persija-- akan bertandang ke markas PSM di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, pada 28 Juli 2019. Kemenangan selisih dua gol untuk PSM, dipastikan membuat Persija gagal menjadi juara.
Baca Juga: Pelatih Persija Puas Menang 1-0 Atas PSM Makassar, Tapi...
Berita Terkait
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta
-
Panas di Akhir Laga Persija vs Arema, Marcos Santos: Mauricio Souza Emosi
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Hanya Bergantung Nama Jokowi, Posisi Gibran Dinilai Rentan Terdepak dari Bursa Cawapres Prabowo 2029
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
Bomber Haus Gol Keturunan Indonesia: Umur 23 Tahun, 19 Laga 15 Gol, Siapa Dia?
-
Pergi Saat Lagi Sayang-sayangnya, Ryo Matsumura Tulis Perpisahan Mengharukan untuk Persija
-
Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya